Wali Kota Serang Resmi Buka Pesta Kaibon 2025, Dorong Pelestarian Budaya dan Ekonomi Kreatif
Dengan dukungan anggaran sekitar Rp350 juta, Pemkot Serang optimistis penyelenggaraan Pesta Kaibon akan menghasilkan nilai ekonomi berlipat melalui aktivitas UMKM dan pariwisata.
Menanggapi lokasi pelaksanaan yang digelar di Alun-Alun Kota Serang, bukan di situs Kaibon langsung, Zeka menjelaskan bahwa hal ini dilakukan untuk menjaga kelestarian cagar budaya.
“Kaibon merupakan salah satu cagar budaya nasional. Dengan target pengunjung mencapai 10.000 orang, dikhawatirkan akan berpotensi menimbulkan kerusakan. Karena itu, kami memilih Alun-Alun agar lebih aman sekaligus strategis untuk masyarakat,” jelasnya.
Tercatat, dalam kegiatan ini terdapat 40 booth yang terdiri atas 10 booth ekonomi kreatif dan 30 booth UMKM lokal yang menampilkan berbagai produk khas Kota Serang.
Pesta Kaibon 2025 menjadi penyelenggaraan yang ketiga kalinya sejak diinisiasi oleh Disparpora Kota Serang. Namun tahun ini dikemas lebih panjang dan meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Kalau sebelumnya hanya satu hari, tahun ini kami buat dua hari penuh agar masyarakat benar-benar merasakan suasana festival yang hidup di Kota Serang,” tutup Zeka.
Pesta Kaibon 2025 menjadi simbol semangat kebersamaan, pelestarian budaya, serta kebangkitan ekonomi kreatif di Kota Serang, sejalan dengan visi Pemkot Serang untuk menjadikan Serang sebagai Kota Madani yang Berbudaya dan Sejahtera.