“Pengelolaan sampah perlu menjadi fokus berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan kota,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, turut mengingatkan pentingnya kedisiplinan ASN sebagai fondasi utama profesionalitas pelayanan publik.
“ASN yang disiplin adalah cerminan pemerintah yang profesional. Kedisiplinan bukan sekadar aturan, tapi bentuk tanggung jawab kepada masyarakat,” ujarnya.
Rapat kali ini juga menghadirkan pakar komunikasi publik, Hendri Satrio, yang memberikan pembekalan terkait strategi komunikasi empatik bagi aparatur pemerintahan.
“Di tengah sorotan publik yang kian intens, terutama melalui media sosial, ASN kerap dinilai serba salah. Namun, dengan komunikasi yang empati, santun, dan berbasis data, sorotan tersebut bisa berubah menjadi peluang untuk membangun kepercayaan masyarakat,” tutur Hendri.
Melalui rapat ini, Pemkot Tangerang menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pemerintahan yang adaptif, responsif, dan humanis—pemerintahan yang tak hanya bekerja cepat, tetapi juga mampu menyentuh hati masyarakat dengan pelayanan yang tulus dan bermakna.