Bupati Tangerang Tegaskan Transportasi Adalah Jalan kehidupan, Momentum Harhubnas ke-55 Jadi Pengingat Bakti Untuk Negeri
TANGERANG – Suasana Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Puspemkab Tangerang, mendadak khidmat sekaligus penuh makna pada Senin (22/09/25). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 tingkat Kabupaten Tangerang, mengusung tema “Bakti Transportasi untuk Negeri”.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, tampil sebagai Inspektur Upacara.
Didampingi Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah dan unsur Forkopimda, ia menyampaikan pesan mendalam yang langsung menyentuh hati. Membacakan sambutan Menteri Perhubungan RI, Bupati menegaskan bahwa setiap sarana transportasi—terminal, pelabuhan, bandara, stasiun, hingga jalan dan kapal—bukan sekadar infrastruktur, melainkan wujud nyata bakti untuk bangsa.
“Transportasi bukan hanya soal infrastruktur, melainkan jalan kehidupan yang menghubungkan harapan rakyat dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote, yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus nasional,” tegas Bupati Maesyal Rasyid.
Ia menekankan bahwa transportasi yang inklusif akan membuka akses pendidikan, memperluas lapangan kerja, hingga memperkokoh daya saing bangsa. Pemerintah daerah, lanjutnya, terus mendorong pemanfaatan teknologi dan sistem transportasi cerdas demi efisiensi, keselamatan, dan kenyamanan layanan.
"Kita juga berkomitmen untuk menghadirkan transportasi yang ramah lingkungan, berkeadilan, serta mampu menjangkau daerah-daerah terpencil dan wilayah perbatasan. Upaya ini adalah pondasi penting untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045, dimana transportasi berperan sebagai tulang punggung aksesbilitas dan mobilitas masyarakat," ujarnya.
Bupati pun mengajak seluruh insan transportasi memaknai Harhubnas ke-55 ini sebagai momen memperkuat komitmen untuk terus berinovasi.
"Mari kita jadikan peringatan Hari Perhubungan Nasional tahun ini sebagai pengingat bahwa bakti insan transportasi adalah bakti untuk negeri, bakti untuk rakyat, khususnya di Kabupaten Tangerang, menjadi pilar ketahanan dan kemajuan bangsa, dan bakti untuk masa depan Indonesia yang lebih maju," ajaknya.