Kamis, 9 Juli 2026
Login Kirim Tulisan

Penguatan dan Pengembangan Kelembagaan Kelompok Tani Hutan, Langkah Strategis Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Banten untuk Menjaga Ekosistem

BAGIKAN:
Penguatan dan Pengembangan Kelembagaan Kelompok Tani Hutan,...
0
Penguatan dan Pengembangan Kelembagaan Kelompok Tani Hutan, Langkah Strategis Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Banten untuk Menjaga Ekosistem
Iklan

Sejak awal tahun 2024, program penguatan dan pengembangan kelompok tani hutan telah dilaksanakan di berbagai lokasi di Provinsi Banten. Hingga saat ini, program tersebut telah digelar sebanyak enam kali di lokasi yang berbeda.

Program pertama dilaksanakan pada 20 Februari 2024 di Kelompok Tani Hutan Bocah Gunung, Desa Kujangsari, Kecamatan Gunung Kencana, Kabupaten Lebak. Kegiatan berikutnya dilaksanakan di Kelompok Tani Hutan Mekarjaya, Desa Mekarsari, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, pada 5 Maret 2024.

Kegiatan serupa juga diadakan di Kelompok Tani Hutan Rizki Tani, Desa Munjul, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, pada 14 Mei 2024. Selanjutnya, program ini berlangsung di Kelompok Tani Hutan Harapan Asih, Desa Paja, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, pada 16 Juli 2024.

Pada 19 Agustus 2024, program ini digelar di Kelompok Tani Hutan Sugan Jaya, Kampung Batubolong, Desa Selaraja, Kecamatan Warung Gunung, Kabupaten Lebak. Kegiatan terbaru diadakan pada 12 September 2024 di Kelompok Tani Hutan Ciajeng, Desa Nembol, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang.

Inisiatif ini merupakan langkah awal menuju pengelolaan hutan yang lebih profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Dengan peningkatan kapasitas dan kelembagaan kelompok tani hutan, diharapkan mereka mampu mengelola sumber daya alam secara optimal, serta berkontribusi dalam menjaga kelestarian hutan dan meningkatkan kesejahteraan anggota komunitas.

DLHK Provinsi Banten juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program ini.

"Partisipasi masyarakat sangat penting untuk memastikan keberhasilan program ini. Dengan keterlibatan semua pihak, kita dapat bersama-sama mencapai tujuan bersama dalam menjaga kelestarian hutan untuk generasi mendatang," tutup Wawan. (adv)

Iklan
70 Desa di Lebak Alami Krisis Air Bersih, BPBD Mulai Distribusikan Bantuan
Artikel Selanjutnya

70 Desa di Lebak Alami Krisis Air Bersih, BPBD Mulai Distribusikan Bantuan

Iklan
Iklan
Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 4 November 2024, 10:57 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini