Ikuti Kami
Sabtu, 4 Juli 2026 Versi Web

Kopi Gunung Karang: Kilometer 0 Kopi Banten dan Harapan Baru Industri Perkopian Global

Penulis: Redaksi
Kamis, 16 Mei 2024 | 13:08 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

Dalam buku tersebut sedikit menjelaskan tentang kopi.

"Kopi merupakan salah satu minuman kesukaan para ulama, karena dari secangkir kopi bukan hanya memberikan kehangatan yang menemani sepertiga malam para ulama. Dari kopi tercetus banyak inspirasi yang menjadi karya hebat."

"Baru-baru ini," ucapnya terjeda saat bibirnya kembali bersentuhan dengan bibir cangkir putih yang mungil.

"Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data indeks kebahagiaan masyarakat Provinsi Banten cukup rendah katanya, berbeda jauh dengan provinsi penghasil kopi lainnya seperti Lampung dan Aceh yang sudah memiliki indeks kebahagiaan paling tinggi. Menjadi alasan lain dari pemerintah (Dinas Pertanian) Provinsi Banten yang optimis mampu meningkatkan indeks kebahagiaan masyarakat melalui kopi."

"Kalau kita lihat di Aceh, Lampung, dan sebagainya. Mereka menikmati kopi dengan pemandangan yang asri, suasana dan tempat yang nyaman, bagaimana tidak bahagia? Lalu kenapa kita tidak ciptakan itu di sini? Hutan lestari, lingkungan asri, petani kopi bahagia, kita semua bahagia," tutup Pak Kadis sambil meletakkan cangkir yang telah kosong.

Pewarta: Mardiana
Editor : Herfa

Penulis: Redaksi
Kamis, 16 Mei 2024 | 13:08 WIB
Artikel Selanjutnya

Lorong Gelap Kebebasan Pers

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

Pendidikan Itu Mahal, yang Murah Hanya Gaji Gurunya

Selasa, 12 Mei 2026 | 09:02 WIB
↑ Kembali ke atas
Kopi Gunung Karang: Kilometer 0 Kopi Banten dan Harapan Baru Industri Perkopian Global

Bagikan artikel ini melalui