Sabtu, 4 Juli 2026
Login Kirim Tulisan

3 Mitos Gunung Karang Yang Paling Populer di Banten

BAGIKAN:
3 Mitos Gunung Karang Yang Paling Populer di Banten
0
3 Mitos Gunung Karang Yang Paling Populer di Banten
Iklan

DIATRIKBANTENNEWS.COM - Gunung Karang, yang terletak di Kabupaten Pandeglang, Banten, adalah salah satu gunung tertinggi di Provinsi Banten dengan ketinggian 1778 Mdpl. Gunung ini memiliki banyak cerita mitos yang tersembunyi di balik keindahan dan kekayaan alamnya. Berikut adalah beberapa cerita mitos yang terkenal tentang Gunung Karang:

  1. Mitos Sumur Tujuh: Sumur Tujuh adalah sebuah sumur yang terletak di puncak Gunung Karang, yang konon memiliki air yang dapat mengabulkan hajat atau keinginan orang yang mandi atau mengambil air di sana. Menurut legenda, Sumur Tujuh muncul sebagai hasil dari ketekunan Sultan Maulana Hasanuddin dalam berdoa kepada Allah setelah pertempuran sengitnya dengan Raja Pucuk Umun. Saat kehausan melanda, Sultan memasukkan tongkatnya ke dalam tanah dan dengan mujizat, air bermunculan dari dalamnya.
  2. Mitos Pangeran TB. Jaya Raksa: Pangeran TB. Jaya Raksa adalah salah satu wali se-alam dunia, yang didirikan sebuah mesjid tua di puncak Gunung Karang. Mesjid ini menjadi tempat bersemayamnya roh-roh yang menjaga kelestarian alam sekitarnya. Pangeran TB. Jaya Raksa juga dikenal sebagai tokoh yang memiliki ilmu kebatinan yang tinggi dan mampu berkomunikasi dengan makhluk halus.
  3. Mitos Batu Menhir dan Situs Pahoman: Batu Menhir dan Situs Pahoman adalah bekas pemukiman yang bercorak Hindu-Budha, yang terletak di kaki Gunung Karang. Batu Menhir adalah batu tegak yang diduga sebagai penanda makam atau tempat suci, sedangkan Situs Pahoman adalah bekas bangunan yang memiliki arsitektur khas Hindu-Budha. Tempat-tempat ini menyimpan jejak peradaban masa lalu yang pernah berjaya di Gunung Karang.

Itulah beberapa cerita mitos yang tersembunyi di Gunung Karang. Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang Gunung Karang, Anda bisa membaca artikel-artikel berikut:

Salam Lestari, Salam Literasi

Red

Iklan
Peran Gunung Krakatau Dalam Ekologi Lokal
Artikel Selanjutnya

Peran Gunung Krakatau Dalam Ekologi Lokal

Iklan
Iklan
Penulis: Mardiana Akin
Diterbitkan: 30 Januari 2024, 06:00 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Keraton Surosowan: Jejak Kemegahan Sejarah Banten

Sabtu, 30 November 2024 | 21:38 WIB

Pengertian dan Contoh Legenda Sunda

Rabu, 8 Mei 2024 | 21:37 WIB

MITOS SUMUR BAHBUL DAN ANGGA RAKSA

Rabu, 8 Mei 2024 | 01:03 WIB

Julukan Provinsi Banten yang Populer

Sabtu, 3 Februari 2024 | 18:18 WIB

Ciri-Ciri Orang yang Sudah Menyatu dengan Khodamnya

Jumat, 2 Februari 2024 | 20:08 WIB

Stasiun Serang: Sejarah dan Fungsi

Jumat, 2 Februari 2024 | 17:18 WIB

3 Mitos Gunung Karang Yang Paling Populer di Banten

Selasa, 30 Januari 2024 | 06:00 WIB

Peran Gunung Krakatau Dalam Ekologi Lokal

Sabtu, 27 Januari 2024 | 14:27 WIB

Mitos dan Legenda seputar Gunung Krakatau

Sabtu, 27 Januari 2024 | 14:12 WIB

Mengungkap Sejarah dan Asal-Usul Gunung Krakatau

Sabtu, 27 Januari 2024 | 14:00 WIB