Ketercakupan BPJS Tinggi, Pemkot Cilegon Raih UHC Award
Sementara itu, baik Wapres Maruf Amin maupun Menko Bidang PMK Muhadjir Effendy mengapresiasi para gubernur, serta bupati wali kota yang telah bekerja keras mewujudkan UHC.
"Apresiasi tinggi atas berbagai upaya kerja keras kepala daerah mendukung JKN sebagai salah satu program prioritas nasional yang menjadi tonggak revolusioner dalam pelayanan masyarakat indonesia," kata Wapres.
Saat ini, kata Wapres, sebanyak 248 juta atau 90,35 persen penduduk Indonesia sudah memiliki perlindungan kesehatan.
"Kita patut bangga Indonesia mampu jadi salah satu negara dengan cakupan kesehatan yang besar sehingga hampir seluruh penduduk mendapat jaminan kesehatan. Ke depan daerah yang belum mencapai harus mendukung agar target UHC 98 persen dari total penduduk bisa terealisasi," katanya.
Ma'ruf Amin, menekankan agar pemda dapat berperan lebih dengan mendaftar BPJS bagi penduduk rentan seperti disabilitas, lansia, dan masyarakat terlantar.
"Pemda juga pastikan pemberi kerja untuk mendaftarkan pekerjanya tanpa kecuali. Mendorong pekerja informal yang secara finansial mampu untuk mendaftar anggota keluarganya. Daerah tidak diperkenankan mengelola sendiri jaminan kesehatan," katanya.
Terakhir, Wapres mendorong daerah peningkatan mutu layanan kesehatan, melalui penyediaan fasilitas layanan kesehatan dan SDM sehingga masyarakat dapat merasakan fasilitas kesehatan yang bermutu.
Diketahui, dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia, sebanyak 334 daerah sudah memenuhi UHC. Sedangkan di Banten dari delapan kabupaten kota, yang sudah UHC lima daerah, termasuk Kota Cilegon.
(Red)