Jumat, 2 Oktober 2026

Harmoni Multikultural di Era Digital: Dinamika Keberagaman Masyarakat Palangka Raya

BAGIKAN:
Harmoni Multikultural di Era Digital: Dinamika Keberagaman M...
0
Harmoni Multikultural di Era Digital: Dinamika Keberagaman Masyarakat Palangka Raya
Ilustrasi — Harmoni Multikultural di Era Digital: Dinamika Keberagaman Masyarakat Palangka Raya.

Ditulis Oleh : Viani Kornelia - 2311110059 UIN Palangka Raya

Palangka Raya, Kalimantan Tengah - Di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, masyarakat di Palangka Raya menunjukkan wajah multikultural yang kian dinamis. Kota ini menjadi contoh nyata bagaimana keberagaman suku, agama, dan budaya dapat hidup berdampingan secara harmonis di era modern.

Sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah, Palangka Raya dihuni oleh berbagai kelompok etnis seperti Dayak, Banjar, Jawa, Bugis, hingga Tionghoa. Keberagaman ini tidak hanya tercermin dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga dalam perayaan budaya, kuliner, serta aktivitas sosial masyarakat.

Dalam beberapa tahun terakhir, tren media sosial turut memperkuat identitas multikultural di kota ini. Generasi muda atau sering disebut Gen-Z memanfaatkan platform media sosial seperti TikTok dan Instagram untuk memperkenalkan budaya lokal, seperti tarian adat Dayak, kuliner khas, hingga kearifan lokal yang sebelumnya kurang dikenal luas. Fenomena ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya pelestarian budaya di tengah modernisasi.

Selain itu, isu toleransi dan inklusivitas yang tengah menjadi perhatian global juga mendapat respons positif dari masyarakat Palangka Raya. Berbagai komunitas

lintas budaya dan agama mengadakan dialog, kegiatan sosial, hingga festival budaya sebagai upaya mempererat persatuan. Salah satu contohnya adalah festival budaya tahunan yang menampilkan kolaborasi seni dari berbagai etnis.

Namun demikian, tantangan tetap ada Arus informasi yang cepat di era digital juga berpotensi memicu kesalahpahaman antar kelompok jika tidak disikapi dengan bijak. Oleh karena itu, peran pendidikan dan literasi digital menjadi kunci dalam menjaga harmoni multikultural di tengah masyarakat.

Pemerintah daerah bersama tokoh adat dan masyarakat terus mendorong nilai-nilai kebhinekaan melalui program-program berbasis budaya dan pendidikan. Hal ini diharapkan mampu memperkuat identitas lokal sekaligus membuka ruang dialog yang sehat di tengah keberagaman.

Dengan segala dinamika tersebut, Palangka Raya menunjukkan bahwa multikulturalisme bukan sekadar konsep, melainkan realitas hidup yang terus berkembang mengikuti zaman. Di tengah perubahan global, kota ini tetap berdiri sebagai simbol harmoni dan persatuan dalam keberagaman.

Lapas Kotabaru Salurkan 20 Paket Bansos Door to Door ke Masyarakat
Artikel Selanjutnya

Lapas Kotabaru Salurkan 20 Paket Bansos Door to Door ke Masyarakat

Kontributor: Ghefira Lia
Diterbitkan: 24 April 2026, 20:13 WIB · Diperbarui: 24 April 2026, 22:13 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Dirjenpas Mashudi Mundur Usai Polemik Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Konten Redaksi Jumat, 2 Oktober 2026 | 08:10 WIB

BPOM Bongkar Gudang Produk Ilegal di Tangerang, 459 Ribu Produk Diamankan

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Lapas Bandanaira Tegaskan Komitmen Menjaga Ideologi Bangsa

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 1 Oktober 2026 | 02:09 WIB

100 Pengemudi Becak di Purwakarta Terima Bantuan Becak Listrik

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 18:08 WIB

Ombudsman dan Pemasyarakatan Maluku Bersinergi Wujudkan Layanan Publik Berkualitas di Ambon

Konten dari Pengguna Siaran Pers Rabu, 30 September 2026 | 06:26 WIB

Asesmen Teknik Non Tes, Lapas Bandanaira Identifikasi Kebutuhan Psikologis Warga Binaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Selasa, 29 September 2026 | 11:43 WIB

‎Dari Mengaji Hingga Thaharah, Lapas Bandanaira dan KUA Banda Bekali Pemahaman Ibadah Warga Binaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Selasa, 29 September 2026 | 03:20 WIB

Guruh Soekarnoputra Tutup Usia, Indonesia Kehilangan Seniman Putra Bung Karno

Konten Redaksi Sabtu, 26 September 2026 | 13:50 WIB

Semai Keterampilan, Warga Binaan Lapas Bandanaira Budidaya Pakcoy dan Selada Hidroponik di Area Brandgang

Konten dari Pengguna Siaran Pers Sabtu, 26 September 2026 | 03:30 WIB

Lelang Sitaan Aset Jiwasraya Berlanjut, 5 Unit Apartemen Resmi Terjual

Konten Redaksi Jumat, 25 September 2026 | 05:32 WIB