Semarak Lapas Cup II Tahun 2026, Perkuat Sportivitas dan Kebersamaan Antarinstansi
Banda Naira - Semangat sportivitas dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Turnamen Gawang Mini Lapas Cup II Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira dalam rangka memeriahkan Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) ke-2, Jumat (23/10). Turnamen ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antarinstansi dan lembaga di wilayah Kecamatan Banda dan Kecamatan Kepulauan Banda.
Mengusung tema “Junjung Tinggi Sportivitas dan Semangat Kekeluargaan”, turnamen yang berlangsung di Lapangan LBS Arena tersebut disambut antusias oleh para peserta dan masyarakat. Sebanyak 25 tim ambil bagian, terdiri atas 20 tim dari instansi pemerintah, empat tim dari pemerintahan negeri, serta satu tim undangan.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi kompetisi untuk memperebutkan kemenangan, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan yang mempertemukan berbagai unsur pemerintahan dalam suasana penuh keakraban. Melalui olahraga, nilai persaudaraan, kerja sama, disiplin, dan sikap saling menghargai terus ditumbuhkan di tengah keberagaman peserta.
Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan turnamen ini merupakan salah satu upaya untuk membangun hubungan yang harmonis dan kolaboratif dengan berbagai instansi serta unsur masyarakat.
“Melalui kegiatan olahraga seperti ini, kita ingin memperkuat komunikasi, kebersamaan, dan solidaritas lintas sektor. Lebih dari sekadar pertandingan, Lapas Cup menjadi wadah untuk membangun silaturahmi dan mempererat sinergi antarlembaga demi terciptanya hubungan yang semakin baik di Kecamatan Banda dan Kecamatan Kepulauan Banda,” ujar Samad.
Sementara itu, Kepala Urusan Tata Usaha sekaligus Ketua Panitia, Hendra Sahbudin, menyampaikan kebanggaannya atas terselenggaranya turnamen dengan lancar dan mendapat antusiasme dari berbagai pihak. Menurutnya, keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari kerja sama panitia, partisipasi seluruh tim, serta dukungan masyarakat.
“Kami bersyukur Turnamen Gawang Mini Lapas Cup II Tahun 2026 dapat terlaksana dengan baik. Antusiasme peserta dan dukungan masyarakat menjadi semangat tersendiri bagi kami. Kami berharap seluruh tim dapat bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kekompakan, serta menjadikan turnamen ini sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan,” ungkap Hendra.
Ia juga menegaskan bahwa semangat kekeluargaan harus tetap menjadi landasan selama turnamen berlangsung. Menurutnya, kemenangan memang menjadi tujuan dalam kompetisi, tetapi menjaga persaudaraan dan menghormati lawan merupakan nilai penting yang harus dijunjung oleh setiap peserta.
Turnamen Lapas Cup II Tahun 2026 menjadi wujud nyata bahwa peringatan Hari Bakti Kemenimipas tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aktivitas positif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Olahraga menjadi salah satu sarana untuk membangun interaksi yang sehat sekaligus memperkuat kolaborasi lintas instansi.
Melalui kegiatan ini, Lapas Bandanaira menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, serta mendorong terciptanya suasana yang harmonis.
Sebab, di balik setiap pertandingan, terdapat nilai yang lebih besar daripada sekadar kemenangan, yakni persatuan, kebersamaan, dan semangat untuk terus membangun daerah melalui kolaborasi dan sportivitas.
Artikel ini merupakan kiriman dari akun lembaga yang identitas pengelolanya telah diverifikasi oleh Distrik Banten News. Isi kiriman merupakan tanggung jawab pengelola akun dan telah melalui proses moderasi sesuai kebijakan platform.