Toko Offline Tidak Harus Kalah dari Marketplace
Meningkatnya kebiasaan belanja online bukan berarti toko fisik sudah tidak memiliki tempat di hati konsumen. Justru, toko offline masih mempunyai keunggulan yang sulit sepenuhnya digantikan oleh transaksi digital.
Di toko fisik, konsumen dapat menyentuh bahan pakaian, memeriksa kualitas jahitan, mencoba ukuran, dan melihat warna produk secara langsung. Mereka juga bisa mendapatkan bantuan dari karyawan ketika mengalami kesulitan memilih pakaian. Pengalaman tersebut dapat menjadi nilai tambah apabila dikelola dengan baik.
Masalahnya, perusahaan harus mampu membuat pengalaman berbelanja di toko menjadi lebih menarik dan nyaman. Jika konsumen merasa proses berbelanja terlalu merepotkan, pelayanan kurang membantu, atau pilihan produk tidak sesuai dengan kebutuhan, mereka akan memiliki alasan untuk beralih ke alternatif lain.
UrbanStyle dapat menggabungkan keunggulan toko fisik dengan kemudahan teknologi digital. Konsumen, misalnya, dapat melihat koleksi melalui media sosial, memeriksa ketersediaan barang, kemudian datang ke toko untuk mencoba pakaian sebelum membelinya. Perusahaan juga dapat menyediakan layanan pemesanan online dengan pilihan pengambilan barang secara langsung di toko.
Strategi yang menghubungkan saluran online dan offline ini memungkinkan UrbanStyle tetap relevan tanpa harus meninggalkan identitasnya sebagai toko fashion fisik.
Pada akhirnya, yang perlu dipertahankan bukan semata-mata cara lama dalam berjualan, melainkan nilai yang membuat konsumen merasa bahwa berbelanja di UrbanStyle tetap layak dipilih.
Mendapatkan Konsumen Itu Penting, Mempertahankannya Jauh Lebih Penting