Andra Soni Raih Penghargaan Al Khairiyah, Dorong Mengaji Jadi Muatan Lokal
CILEGON – Gubernur Banten Andra Soni menerima penghargaan Satya Setia Bakti dari Pengurus Besar (PB) Al Khairiyah atas dukungannya terhadap pemerataan akses pendidikan di Provinsi Banten. Pada kesempatan yang sama, Andra mendorong agar kegiatan mengaji bagi pelajar muslim dimasukkan ke dalam kurikulum sebagai muatan lokal.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum PB Al Khairiyah, Ali Mujahiddin, dalam pembukaan Muktamar XI Al Khairiyah di Aula Brigjen K.H. Syam’un, Citangkil, Kota Cilegon, Jumat (16/10/2026).
Apresiasi itu diberikan atas dukungan Andra terhadap program-program Al Khairiyah, termasuk kebijakan sekolah swasta gratis yang bertujuan memperluas akses dan pemerataan pendidikan.
Selain itu, gagasan Wajib Mengaji bagi pelajar muslim dinilai sejalan dengan gerakan dakwah Al Khairiyah dalam memperkuat akidah, pemahaman syariat, serta pembentukan akhlak generasi muda.
Usai menerima penghargaan, Andra menjelaskan bahwa kegiatan mengaji tidak cukup hanya menjadi aktivitas ekstrakurikuler. Ia ingin kegiatan tersebut memiliki tempat dalam sistem pembelajaran melalui muatan lokal.
“Mengaji ini bukan sekadar ekstrakurikuler, melainkan wajib bagi murid-murid muslim. Porsinya bisa dialokasikan beberapa jam dalam seminggu atau setiap hari, yang terpenting anak-anak memiliki waktu untuk mengaji,” ujar Andra.
Menurutnya, kegiatan mengaji dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter dan membangun kebiasaan positif di kalangan peserta didik.
Karena itu, ia meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menindaklanjuti gagasan tersebut, terutama untuk jenjang SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh), baik negeri maupun swasta yang mengikuti program sekolah gratis.