Upaya itu, antara lain, melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan produktivitas, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Banten.
Deden juga menilai pengembangan kawasan industri baru, peningkatan investasi, dan penguatan sektor pariwisata penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di seluruh kabupaten dan kota di Banten.
Ia berharap Insights Forum menjadi ruang untuk memperkuat sinergi sekaligus menyamakan pemahaman mengenai arah transformasi ekonomi daerah di era Industri 5.0.
“Masukan dan rekomendasi dari forum ini akan menjadi landasan merumuskan kebijakan serta menyusun program pembangunan daerah yang terarah, terukur, dan berbasis bukti (evidence-based policy). Yang terpenting adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah secara berkelanjutan,” paparnya.
Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Banten Yusniar Juliana mengatakan, forum tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada para pemangku kepentingan yang telah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Ia menyebut proses pendataan telah mencapai 100 persen.
“Data ini merupakan potret menyeluruh dari kondisi perekonomian masyarakat Banten berdasarkan fakta riil yang dikumpulkan oleh petugas di lapangan,” kata Yusniar.
Ia menegaskan, data yang valid dan terverifikasi dapat membantu pemerintah daerah merancang serta menjalankan program pembangunan secara lebih efektif.
Hal tersebut, lanjutnya, sejalan dengan tema HUT ke-26 Provinsi Banten, yakni “Banten Bergerak, Maju Berdampak”.