Ikuti Kami
Kamis, 8 Oktober 2026 ⚡ Versi Web
Konten dari Pengguna Opini

Ketika The Fed Menaikkan Bunga, Rupiah Tak Boleh Sekadar Menunggu

Kontributor: Ghefira Lia
Kamis, 8 Oktober 2026 | 09:12 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

Ketiga, kita butuh sumber devisa yang lebih tahan lama. Ekspor Juli 2026 mencapai 26,22 miliar dolar AS, naik 6,05 persen dibanding Juli 2025, dan neraca dagang kembali surplus setelah dua bulan berturut-turut defisit. Devisa dari perdagangan tidak semudah modal portofolio untuk berbalik arah.

Kita tidak bisa menentukan arah suku bunga di Washington. Yang bisa kita tentukan adalah seberapa goyah rupiah setiap kali keputusan itu datang. Ketahanan itu dibangun dari dapur, pelabuhan, dan pasar keuangan kita sendiri, bukan hanya dari satu angka bernama BI Rate.

Oleh: Debby Oktavy Ramadhany (1701625063) 

Program Studi S1 Pendidikan Ekonomi, Angkatan 2025 Universitas Negeri Jakarta

Kontributor: Ghefira Lia
Kamis, 8 Oktober 2026 | 09:12 WIB
Catatan Redaksi

Tulisan ini merupakan opini pengguna. Pandangan yang disampaikan menjadi tanggung jawab penulis dan tidak selalu mencerminkan pandangan Redaksi Distrik Banten News. Status Kontributor tidak menunjukkan keanggotaan Redaksi maupun kewenangan untuk mewakili Distrik Banten News.

Artikel Selanjutnya

Dari Balik Lapas, Lamoria Puff Tape Hidupkan Kembali Cita Rasa Peuyeum Bandung

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

Rupiah Anjlok per Hari Ini, Dolar AS Makin Perkasa

Senin, 28 September 2026 | 16:42 WIB

Dimyati: Banten Punya Modal Kuat Jadi Pusat Industri Halal

Jumat, 25 September 2026 | 16:34 WIB

Pemprov Banten Dorong Pemerataan Ekonomi Digital

Kamis, 24 September 2026 | 06:08 WIB
↑ Kembali ke atas
Ketika The Fed Menaikkan Bunga, Rupiah Tak Boleh Sekadar Menunggu

Bagikan artikel ini melalui