Rabu, 7 Oktober 2026

Ekonomi Moneter Kembali Jadi Sorotan: Harga Rumah, Cicilan, dan Uang Digital. Apa yang Harus Kita Lakukan Sekarang?

BAGIKAN:
Ekonomi Moneter Kembali Jadi Sorotan: Harga Rumah, Cicilan,...
0
Ekonomi Moneter Kembali Jadi Sorotan: Harga Rumah, Cicilan, dan Uang Digital. Apa yang Harus Kita Lakukan Sekarang?
Dokumentasi Unsplash

Perkiraan orang lebih ditakuti karena bisa menjadi kenyataan dengan sendirinya. Kalau pekerja, pedagang, dan investor yakin harga akan terus naik, mereka menaikkan upah dan harga lebih cepat. Inflasi pun makin sulit turun meski suku bunga dinaikkan. Menjaga kepercayaan publik sama pentingnya dengan menaikkan suku bunga. Begitu ekspektasi lepas, biaya untuk mengendalikannya jauh lebih besar.

Kenapa Rupiah Digital Bisa Mengancam Bank yang Kita Kenal?

Rupiah Digital bisa mengancam bank jika dana deposito berpindah besar-besaran ke uang digital bank sentral. Bank Indonesia tengah menyiapkan Rupiah Digital, yang sudah memasuki tahap eksperimen untuk transaksi lintas negara dan telah mendapat fatwa halal dari Dewan Syariah Nasional. Uang digital bisa membuat bantuan pemerintah lebih cepat dan murah. Tapi ada risiko: orang bisa menarik dana dari bank dan beralih ke uang digital. Jika terjadi besar-besaran, bank bisa kesulitan menyalurkan kredit. Inilah kenapa inovasi uang harus diiringi pengawasan yang hati-hati.

Jadi, Siapa yang Paling Terdampak?

Yang paling terdampak adalah rumah tangga ber-KPR, pembeli rumah pertama, pekerja berpenghasilan tetap, dan pelaku usaha kecil. Ekonomi moneter kembali jadi sorotan karena kebijakan bank sentral kini menyentuh hal paling sehari-hari: harga barang, cicilan KPR, harga rumah, tabungan, dan bentuk uang yang dipakai masyarakat. Di Indonesia, penurunan suku bunga acuan, tekanan inflasi, naiknya harga properti residensial, dan persiapan Rupiah Digital membuat isu ini bukan lagi milik ekonom saja. Menurut data Bank Indonesia, jumlah uang beredar luas (M2) terus tumbuh dalam jangka panjang, dari Rp844.053 miliar pada 2001 menjadi Rp6.900.049 miliar pada 2020 dalam satu studi berbasis data BI/BPS. Bank sentral juga tidak bisa bekerja sendiri: ia perlu koordinasi dengan pemerintah, menjaga kepercayaan publik, dan mengawasi stabilitas keuangan.

Apa yang Harus Kita Lakukan Sekarang?

Yang bisa dilakukan sekarang adalah menghitung ulang cicilan dengan skenario bunga naik, terutama bagi keluarga yang punya utang rumah. Bagi publik, implikasinya praktis: pantau suku bunga, inflasi, dan harga rumah sebelum mengambil utang. Bagi pembuat kebijakan, tantangannya adalah menekan inflasi tanpa membuat cicilan makin berat, daya beli turun, atau sistem keuangan goyah. Masa depan uang dan ekonomi ditentukan bukan hanya oleh target inflasi, tetapi juga oleh cara negara mengelola utang, pasokan global, teknologi pembayaran, dan kepercayaan masyarakat.

Bank sentral tidak lagi hanya mengatur suku bunga. Ia ikut menentukan ketersediaan dana di pasar, ketahanan bank, arah harga aset, dan bentuk uang yang akan dipakai sehari-hari.

Aksi Nyata GASPOL UNESA: Belajar Gradien Menggunakan Desain Rampa
Artikel Selanjutnya

Aksi Nyata GASPOL UNESA: Belajar Gradien Menggunakan Desain Rampa

Kontributor: Ghefira Lia
Diterbitkan: 7 Oktober 2026, 09:54 WIB · Diperbarui: 7 Oktober 2026, 10:48 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

BPOM Bongkar Gudang Produk Ilegal di Tangerang, 459 Ribu Produk Diamankan

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Lapas Bandanaira Tegaskan Komitmen Menjaga Ideologi Bangsa

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 1 Oktober 2026 | 02:09 WIB

100 Pengemudi Becak di Purwakarta Terima Bantuan Becak Listrik

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 18:08 WIB

Ombudsman dan Pemasyarakatan Maluku Bersinergi Wujudkan Layanan Publik Berkualitas di Ambon

Konten dari Pengguna Siaran Pers Rabu, 30 September 2026 | 06:26 WIB

Asesmen Teknik Non Tes, Lapas Bandanaira Identifikasi Kebutuhan Psikologis Warga Binaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Selasa, 29 September 2026 | 11:43 WIB

‎Dari Mengaji Hingga Thaharah, Lapas Bandanaira dan KUA Banda Bekali Pemahaman Ibadah Warga Binaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Selasa, 29 September 2026 | 03:20 WIB

Guruh Soekarnoputra Tutup Usia, Indonesia Kehilangan Seniman Putra Bung Karno

Konten Redaksi Sabtu, 26 September 2026 | 13:50 WIB

Semai Keterampilan, Warga Binaan Lapas Bandanaira Budidaya Pakcoy dan Selada Hidroponik di Area Brandgang

Konten dari Pengguna Siaran Pers Sabtu, 26 September 2026 | 03:30 WIB

Lelang Sitaan Aset Jiwasraya Berlanjut, 5 Unit Apartemen Resmi Terjual

Konten Redaksi Jumat, 25 September 2026 | 05:32 WIB

Kemarau Panjang Tak Surutkan Semangat, Lapas Bandanaira Panen 50 Ikat Kangkung dari Lahan SAE

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 24 September 2026 | 20:28 WIB