Ikuti Kami
Jumat, 2 Oktober 2026 ⚡ Versi Web
Konten Redaksi

KRL Ditargetkan Tembus Merak, Pemprov Banten Siapkan Studi Kelayakan Rp1,29 Triliun

Jumat, 2 Oktober 2026 | 18:01 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

Andra Soni menyebut peningkatan kapasitas layanan kereta api menjadi kebutuhan yang semakin penting seiring tingginya mobilitas masyarakat.

Berdasarkan data yang disampaikan Pemprov Banten, jumlah penumpang KRL lintas Tanah Abang–Rangkasbitung pada 2025 mencapai sekitar 77,5 juta orang. Jumlah tersebut diproyeksikan meningkat menjadi sekitar 85 juta penumpang pada 2026.

Sementara itu, tingkat keterisian penumpang pada jam sibuk disebut telah mencapai 161 persen.

Kondisi tersebut menjadi salah satu dasar perlunya peningkatan kapasitas dan kualitas layanan kereta api hingga wilayah Banten bagian barat.

Berdasarkan studi kelayakan, proyek elektrifikasi Rangkasbitung–Merak diperkirakan membutuhkan investasi sekitar Rp1,29 triliun. Kapasitas layanan harian juga diproyeksikan meningkat dari sekitar 9.900 penumpang menjadi 18.000 penumpang.

Pembangunan direncanakan dilakukan secara bertahap. Tahap awal akan menyasar lintas Rangkasbitung–Serang, kemudian dilanjutkan menuju Cilegon hingga berakhir di Merak.

Wali Kota Serang Dukung Elektrifikasi

Wali Kota Serang Budi Rustandi menyambut baik langkah Pemprov Banten yang mulai menindaklanjuti rencana pengembangan layanan kereta rel listrik (KRL) hingga wilayah Banten bagian barat.

Jumat, 2 Oktober 2026 | 18:01 WIB
Artikel Selanjutnya

Andra Soni Sambut Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri: Sosok Tegas yang Humanis

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

Perkuat Roda Pemerintahan, Pemprov Banten Lantik 21 ASN

Rabu, 30 September 2026 | 15:07 WIB
↑ Kembali ke atas
KRL Ditargetkan Tembus Merak, Pemprov Banten Siapkan Studi Kelayakan Rp1,29 Triliun

Bagikan artikel ini melalui