Pembinaan tersebut mencakup jenjang Taman Kanak-Kanak Al-Qur'an (TKA), Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA), hingga tingkat sekolah menengah pertama (SMP).
Sejumlah perlombaan digelar dalam FASI XIII, di antaranya tahfiz Al-Qur'an, mewarnai, azan, penceramah cilik, dan cerdas cermat. Beragam cabang tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur'an.
"Melalui FASI, BKPRMI berkomitmen menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi penerus yang berakhlak mulia dan dekat dengan Al-Qur'an," ungkap Fahmi.
Ketua DPP BKPRMI Nanang Mubarok menambahkan, FASI merupakan kompetisi berjenjang yang dilaksanakan mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten/kota hingga provinsi.
Dalam momentum menyongsong usia setengah abad BKPRMI, Nanang juga menyampaikan wacana agar Provinsi Banten dapat menjadi tuan rumah FASI tingkat nasional pada tahun depan.
"Banten memiliki modal sosial dan basis masyarakat yang sangat mendukung. Kami berharap pembinaan remaja masjid ini terus diperkuat guna membangun sumber daya manusia yang tangguh, berakhlak mulia, dan berjiwa Qurani," kata Nanang.
Pelaksanaan FASI XIII di Banten diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi terus menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda melalui kegiatan keagamaan, pendidikan dan penguatan peran masjid di tengah masyarakat.