Senin, 28 September 2026

Tabur Manfaat, Lapas Bandanaira Bagikan 120 Ikat Kangkung Hasil Panen kepada Masyarakat

Dwiwarna Kelurahan/Desa Dwiwarna, Kecamatan Banda, Maluku
BAGIKAN:
Tabur Manfaat, Lapas Bandanaira Bagikan 120 Ikat Kangkung Ha...
0
Tabur Manfaat, Lapas Bandanaira Bagikan 120 Ikat Kangkung Hasil Panen kepada Masyarakat
Lapas Bandanaira Bagikan Hasil Panen untuk Masyarakat Sekitar

‎Banda Naira - Di tengah kondisi musim kemarau yang berdampak pada ketersediaan air dan aktivitas pertanian, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira tetap mampu memanfaatkan lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) secara produktif. Hasilnya, sebanyak 120 ikat kangkung berhasil dipanen oleh Warga Binaan dan selanjutnya dibagikan langsung kepada masyarakat sekitar, Senin (28/9). 
‎
‎Kegiatan panen dan pembagian hasil pertanian tersebut turut dilakukan bersama Penyuluh Pertanian Kecamatan Banda serta perwakilan guru dari MAN 4 Maluku Tengah, sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung pembinaan kemandirian dan pemanfaatan lahan produktif di lingkungan Lapas.
‎
‎Panen tersebut menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian yang tidak hanya bertujuan membekali Warga Binaan dengan keterampilan bercocok tanam, tetapi juga mendorong hasil pembinaan agar dapat memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
‎
‎Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, mengapresiasi kerja keras Warga Binaan yang tetap produktif dalam mengelola lahan SAE meskipun menghadapi kondisi kemarau.
‎
‎"Meskipun saat ini kita berada dalam kondisi musim kemarau, Lapas Bandanaira masih mampu menghasilkan panen sebanyak 120 ikat kangkung. Ini merupakan hasil kerja keras dan ketekunan Warga Binaan dalam merawat tanaman serta memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal," ujar Kalapas.
‎
‎Menurut Abdul Samad, keberhasilan panen tersebut tidak hanya dilihat dari jumlah hasil pertanian yang diperoleh, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
‎
‎"Yang lebih penting, hasil panen ini tidak hanya berhenti di Lapas. Kami langsung membagikannya kepada masyarakat sekitar. Inilah semangat yang ingin kami bangun melalui pembinaan kemandirian, yaitu bagaimana keterampilan yang diperoleh Warga Binaan dapat menghasilkan sesuatu yang produktif sekaligus memberikan manfaat bagi sesama," lanjutnya.
‎
‎Selaku Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Banda, Alwi Arif, mengapresiasi pemanfaatan lahan SAE oleh Lapas Bandanaira sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan keterampilan pertanian bagi Warga Binaan.
‎
‎"Kami mengapresiasi kegiatan pertanian yang dilakukan di Lapas Bandanaira. Meskipun menghadapi kondisi kemarau, Warga Binaan tetap mampu menghasilkan panen. Ini menunjukkan bahwa lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara produktif dengan pengelolaan yang baik," ungkap Alwi.
‎
‎Salah satu Warga Binaan, Fajri, mengaku bangga melihat hasil tanaman yang dirawat bersama rekan-rekannya dapat dipanen dan dibagikan kepada masyarakat.
‎
‎"Kami merasa senang dan bangga karena tanaman yang kami tanam dan rawat bisa menghasilkan panen dan kemudian dibagikan kepada masyarakat. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengikuti pembinaan dan belajar agar ke depan hasilnya bisa lebih baik," tuturnya.
‎
‎Bagi masyarakat penerima, pembagian hasil panen tersebut menjadi bentuk kepedulian yang dirasakan secara langsung. Salah satu warga, Ibu Nurjana, menyampaikan apresiasinya kepada Lapas Bandanaira atas hasil pertanian yang dibagikan.
‎
‎"Senang sekali dapat kangkung gratis dari Lapas. Kangkungnya segar, terima kasih banyak. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan dan hasil pembinaan Warga Binaan semakin berkembang," ungkapnya.
‎
‎Melalui program "Tabur Manfaat", Lapas Bandanaira membuktikan bahwa pembinaan kemandirian dapat terus berjalan meskipun menghadapi tantangan musim kemarau. Dari lahan SAE, Warga Binaan tidak hanya belajar menanam dan merawat tanaman, tetapi juga belajar memaknai hasil kerja melalui kepedulian dan berbagi kepada masyarakat. 
‎

Mahasiswa KKN-T UNIMUS Dorong Tertib Adminduk melalui Sosialisasi dan Aktivasi Si D’nOK di Tlogosari Wetan
Artikel Selanjutnya

Mahasiswa KKN-T UNIMUS Dorong Tertib Adminduk melalui Sosialisasi dan Aktivasi Si D’nOK di Tlogosari Wetan

Humas Bandanaira Editor: Herfa Al Jihad
Diterbitkan: 28 September 2026, 02:47 WIB · Diperbarui: 28 September 2026, 10:17 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Tabur Manfaat, Lapas Bandanaira Bagikan 120 Ikat Kangkung Hasil Panen kepada Masyarakat

Konten dari Pengguna Siaran Pers Senin, 28 September 2026 | 02:47 WIB

Mahasiswa KKN-T UNIMUS Dorong Tertib Adminduk melalui Sosialisasi dan Aktivasi Si D’nOK di Tlogosari Wetan

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Jumat, 25 September 2026 | 12:53 WIB

Mahasiswa Teknik Elektro UNPAM Terapkan Teknologi Penerangan Jalan Umum Berbasis Energi Surya

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Selasa, 22 September 2026 | 07:08 WIB

Waspadai Abu Krakatau, 500 Masker Dibagikan di Cikande

Konten Redaksi Senin, 7 September 2026 | 16:50 WIB

Mahasiswa KKN Dampingi Kegiatan K3 di RW 02 Kelurahan Tambakboyo

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Senin, 7 September 2026 | 00:02 WIB

Mahasiswa UPGRIS Buka Wawasan Digital UMKM Pundenarum untuk Promosi yang Lebih Menarik

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Minggu, 6 September 2026 | 09:39 WIB

“Inside Out” Dorong Kemandirian Mitra dalam Pemberdayaan Anak Marginal di Panti Asuhan Miftahul Huda Blitar

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:06 WIB