Angkat Batik Tapak Kebo, Tim Senam Banten Promosikan Wastra Lokal di Ajang Nasional
Untuk musik pengiring senam, peserta menggunakan musik yang telah ditentukan oleh panitia.
Aan menjelaskan, terdapat sejumlah aspek yang menjadi perhatian dalam penilaian lomba. Selain kemampuan melakukan gerakan senam, peserta juga dituntut mampu menunjukkan kekompakan dan kreativitas.
“Penilaian pada kekompakan, kreativitas gerakan, teknik dan kebugaran, serta kostum,” kata Aan.
Lomba Senam Kreasi Nasional 2026 diikuti sebanyak 32 tim dari berbagai daerah. Kegiatan tersebut didukung oleh TP PKK Pusat, PERWOSI, dan Seruni (Solidaritas Perempuan untuk Indonesia) Kabinet Merah Putih.
Bagi kontingen Banten, kompetisi ini menjadi kesempatan untuk menggabungkan semangat berolahraga, kreativitas, pemberdayaan perempuan, sekaligus memperkenalkan identitas budaya daerah melalui setiap gerakan dan kostum yang ditampilkan.