Ikuti Kami
Jumat, 18 September 2026 Versi Web
Konten Redaksi

Rembuk Stunting Sindangheula, Cari Solusi dari Persoalan di Lapangan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:24 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

Suheli menegaskan, Rembuk Stunting bukan sekadar agenda tahunan. Forum tersebut diharapkan dapat menghasilkan langkah nyata untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, terutama bagi ibu hamil, bayi dan balita.

Menurutnya, pencegahan stunting harus dilakukan sejak dini melalui pemantauan tumbuh kembang anak, pelayanan kesehatan yang optimal, serta kesadaran keluarga terhadap pentingnya pemenuhan gizi.

“Mudah-mudahan dengan berkumpul dan melaksanakan rembuk stunting ini, permasalahan yang ada di lapangan bisa kita atasi bersama-sama. Tentunya untuk kebaikan kader Posyandu dan kebaikan Desa Sindangheula menuju desa yang sehat dan sejahtera,” pungkasnya.

Melalui forum tersebut, Pemerintah Desa Sindangheula berharap koordinasi antara pemerintah desa, Bidan Desa dan Kader Posyandu semakin kuat.

Sebab, upaya menekan angka stunting membutuhkan kerja bersama dan perhatian berkelanjutan. Dengan komunikasi yang baik, persoalan kesehatan yang muncul di tengah masyarakat diharapkan dapat segera terdeteksi dan ditangani.

Rembuk Stunting 2026 ini pun menjadi salah satu langkah Desa Sindangheula untuk memastikan pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak terus berjalan, sekaligus mendorong terwujudnya masyarakat desa yang lebih sehat dan sejahtera.

Sabtu, 12 September 2026 | 19:24 WIB
Artikel Selanjutnya

Alzan Subhan: Fakta di Balik Krim/Skincare Instan

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

Alzan Subhan: Fakta di Balik Krim/Skincare Instan

Selasa, 8 September 2026 | 22:08 WIB

Erupsi Anak Krakatau, Layanan Kesehatan Banten Siaga

Senin, 7 September 2026 | 10:59 WIB

Waspada! Abu Anak Krakatau Ancam Kesehatan

Minggu, 6 September 2026 | 17:06 WIB
↑ Kembali ke atas
Rembuk Stunting Sindangheula, Cari Solusi dari Persoalan di Lapangan

Bagikan artikel ini melalui