Lapas Batang Jadi Ruang Belajar Nyata, Enam Mahasiswa UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Resmi Mulai PPL
Batang – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang kembali membuka ruang kolaborasi dengan dunia akademik. Sebanyak enam mahasiswa Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan resmi memulai Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Lapas Batang, Kamis (10/9).
Penerimaan mahasiswa PPL berlangsung di Aula Baharuddin Lopa Lapas Batang dan menjadi awal dari rangkaian kegiatan praktik lapangan yang akan dilaksanakan selama satu bulan. Kehadiran para mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi sarana untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga memberikan pengalaman langsung mengenai proses pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Subbagian Tata Usaha, Damianus Ardhyna Bintara, Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Amin Junaedi, serta Kepala Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan, Satria Agung. Turut hadir jajaran staf Tata Usaha, staf Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan, serta para peserta magang Lapas Batang.
Sementara dari pihak UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, hadir Dosen Pembimbing Lapangan, Prof. Dr. H. Imam Khanafi, M.Ag., yang mendampingi enam mahasiswa peserta PPL.
Suasana penerimaan berlangsung hangat. Penyerahan mahasiswa secara simbolis dari pihak kampus kepada manajemen Lapas Batang menjadi penanda dimulainya program PPL sekaligus simbol terjalinnya sinergi antara institusi pendidikan dan pemasyarakatan.
Bagi mahasiswa Tasawuf dan Psikoterapi, lingkungan pemasyarakatan menjadi ruang pembelajaran yang memberikan pengalaman berbeda. Interaksi langsung dengan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) diharapkan dapat memperluas perspektif mahasiswa dalam memahami aspek psikologis, spiritual, dan sosial yang menjadi bagian penting dalam proses pembinaan.
Jajaran Lapas Batang menyambut baik kehadiran para mahasiswa dan berharap ilmu yang mereka miliki dapat memberikan kontribusi positif, khususnya dalam mendukung pembinaan kepribadian, mental, dan kerohanian Warga Binaan.
Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya Lapas Batang dalam membuka ruang pembelajaran yang lebih luas bagi mahasiswa sekaligus memperkuat keterlibatan perguruan tinggi dalam mendukung proses pemasyarakatan. Pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara dunia akademik dan praktik pemasyarakatan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
Selama satu bulan ke depan, para mahasiswa akan mengikuti berbagai kegiatan dan mendapatkan pengalaman langsung mengenai dinamika kehidupan di Lapas. Mereka diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh secara tepat sekaligus menjunjung tinggi etika, kedisiplinan, dan ketentuan yang berlaku di lingkungan pemasyarakatan.
Kegiatan penerimaan dan penyerahan mahasiswa PPL berlangsung tertib, lancar, dan penuh kehangatan. Melalui kolaborasi ini, Lapas Batang dan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan berkomitmen menjadikan pemasyarakatan tidak hanya sebagai tempat pembinaan, tetapi juga sebagai ruang belajar, pengabdian, dan pengembangan keilmuan bagi generasi muda.
Artikel ini merupakan kiriman dari akun lembaga yang identitas pengelolanya telah diverifikasi oleh Distrik Banten News. Isi kiriman merupakan tanggung jawab pengelola akun dan telah melalui proses moderasi sesuai kebijakan platform.