Ikuti Kami
Rabu, 2 September 2026 Versi Web

Peserta Magang di Lapas Bandanaira Dampingi Warga Binaan Perdalam Al-Qur'an

Kontributor: Humas Bandanaira
Rabu, 2 September 2026 | 12:35 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

‎Banda Naira, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Kelas III Bandanaira terus dorong program pembinaan untuk Warga Binaan. Pada Rabu (2/9), peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Batch 1 Tahun 2026 ambil bagian dalam pembinaan dengan memberikan pendampingan Warga Binaan untuk membaca, memahami, dan memperdalam pembelajaran Al-Qur'an.

‎Salah satu peserta magang, Ahmad Rizky Dokolamo, mengungkapkan bahwa pendampingan tersebut menjadi pengalaman yang berharga. Menurutnya, proses pembinaan tidak hanya memberikan manfaat bagi Warga Binaan, tetapi juga menjadi pembelajaran bagi dirinya untuk memahami pentingnya kesabaran, kepedulian, dan pendekatan humanis dalam lingkungan Pemasyarakatan.

‎"Kami senang bisa ikut mendampingi Warga Binaan dalam belajar Al-Qur'an. Bagi kami, ini bukan hanya tentang mengajarkan bacaan, tetapi juga bagaimana memberikan motivasi agar mereka terus belajar dan menjadikan nilai-nilai Al-Qur'an sebagai bekal untuk memperbaiki diri," ujar Ahmad. 

‎Sementara itu, salah satu Warga Binaan, Dedi, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia mengaku pendampingan dari peserta magang membuat proses belajar Al-Qur'an terasa lebih mudah dan memberikan motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan membaca serta memahami ajaran agama.

‎"Kami merasa terbantu dengan adanya pendampingan ini. Kadang kami masih kesulitan dalam membaca beberapa ayat, sehingga ketika ada yang mendampingi dan mengoreksi, kami menjadi lebih semangat untuk belajar. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus dilakukan," harap Dedi. 

‎Terpisah, Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, memberikan apresiasi terhadap keterlibatan peserta magang dalam mendukung pembinaan Warga Binaan. Ia menilai kegiatan tersebut menunjukkan bahwa program magang dapat memberikan kontribusi positif, tidak hanya dalam aspek pengembangan kompetensi peserta, tetapi juga terhadap pelaksanaan pembinaan di dalam Lapas.

‎"Kami mengapresiasi peserta magang yang mau terlibat langsung dalam kegiatan pembinaan, khususnya pendalaman Al-Qur’an. Ini merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang positif. Warga Binaan membutuhkan ruang untuk belajar, bertumbuh, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik," ujar Samad.

‎Ia menambahkan, pembinaan keagamaan merupakan salah satu fondasi penting dalam membentuk karakter Warga Binaan. Karena itu, Lapas Bandanaira terus mendorong berbagai kegiatan positif yang dapat memberikan bekal mental dan spiritual bagi Warga Binaan selama menjalani masa pidana.

‎"Harapannya, apa yang dipelajari di dalam Lapas tidak berhenti pada kegiatan semata, tetapi dapat menjadi nilai yang mereka pegang dan terapkan ketika kembali ke tengah masyarakat," harap Samad.

‎Keterlibatan peserta magang dalam pendampingan pembelajaran Al-Qur'an menjadi gambaran bahwa Pemasyarakatan bukan sekadar menjalankan pembinaan dalam ruang terbatas, melainkan membangun proses perubahan melalui kolaborasi, keteladanan, dan kepedulian. (Humas/LT

Kontributor: Humas Bandanaira
Rabu, 2 September 2026 | 12:35 WIB
Artikel ini merupakan tanggung jawab kontributor dan tidak mencerminkan pandangan redaksi Distrik Banten News.
Artikel Selanjutnya

Pembinaan Literasi, Lapas Bandanaira Ajari Warga Binaan Baca Tulis ‎

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

↑ Kembali ke atas
Peserta Magang di Lapas Bandanaira Dampingi Warga Binaan Perdalam Al-Qur'an

Bagikan artikel ini melalui