Budi menilai penyelenggaraan turnamen berlangsung sangat baik. Ia secara khusus menyoroti dukungan pemerintah daerah yang menurutnya menjadi salah satu faktor penting dalam menyukseskan pelaksanaan kejuaraan.
"Sesuai dengan semangat dari Banten menuju pentas dunia, saya menjadi semakin yakin. Saya melihat beberapa pertandingan final, baik di tier satu maupun tier dua, berlangsung sangat luar biasa," kata Budi.
Menurutnya, kualitas pertandingan yang tersaji menunjukkan bahwa perkembangan hoki Indonesia terus bergerak ke arah positif. Kompetisi nasional seperti Kejurnas menjadi sarana penting untuk mengasah kemampuan pemain sekaligus menemukan bibit-bibit atlet potensial.
Budi berharap tren positif tersebut dapat terus dipertahankan hingga ajang internasional. Salah satu target yang menjadi perhatian adalah SEA Games mendatang yang akan berlangsung di Malaysia.
Indonesia diharapkan mampu mempertahankan prestasi terbaiknya dan kembali meraih medali emas. Tidak hanya berjaya di kawasan Asia Tenggara, FHI juga memiliki target agar prestasi hoki Indonesia dapat meningkat hingga mampu bersaing di level Asia.
"Kemajuan hoki ini tentunya menjadi harapan kita bersama, sehingga kita bisa mempertahankan medali emas di SEA Games nanti," ujarnya.
Sementara itu, persaingan di Kejurnas Hoki Indoor 2026 menghasilkan sejumlah juara dari berbagai kategori.
Pada Tier 2 kategori putri, Provinsi DKI Jakarta berhasil keluar sebagai juara. Posisi kedua ditempati Provinsi Banten, sedangkan Kalimantan Timur berada di peringkat ketiga.