Dari Sekolah Menuju Juara Dunia, Wagub Banten Dorong Pencak Silat Jadi Ekskul Wajib
Ia juga meminta dukungan Pemerintah Provinsi Banten untuk membantu kelancaran para atlet yang akan berlaga di berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.
Menurutnya, dukungan pemerintah sangat dibutuhkan karena pembinaan atlet tidak dapat sepenuhnya mengandalkan anggaran mandiri organisasi.
“Bibit-bibit atlet berprestasi kita itu cukup banyak, dan ini perlu dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pemprov Banten,” ujarnya.
Indonesia Pencak Silat Banten Championship 2026 sendiri diikuti kontingen dari 15 provinsi di Indonesia. Jumlah peserta dan ofisial yang terlibat mencapai 1.154 orang.
Para peserta berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari usia 5 tahun hingga 35 tahun. Mereka akan bertanding dalam berbagai kelas yang disediakan panitia.
Kejuaraan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 Agustus 2026.
Besarnya jumlah peserta sekaligus menunjukkan tingginya antusiasme terhadap pencak silat. Ajang tersebut tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi antaratlet, pelatih, ofisial, dan insan pencak silat dari berbagai daerah.
Bagi Banten, kejuaraan ini juga menjadi momentum untuk semakin memperkuat pembinaan atlet dari tingkat usia dini hingga senior.