Pesan khusus juga disampaikan kepada generasi muda. Menurutnya, pemuda memiliki peran penting dalam menentukan arah masa depan bangsa di tengah perkembangan teknologi dan perubahan zaman yang semakin cepat.
Ia mendorong generasi muda memanfaatkan pendidikan untuk meningkatkan kapasitas diri, menggunakan teknologi untuk melahirkan berbagai solusi, serta mengembangkan kreativitas guna menciptakan peluang baru.
“Jangan bertanya apa yang negara berikan kepada kita, tanyakan apa yang dapat kita berikan kepada negara,” ujar Andra Soni.
Tidak hanya masyarakat dan generasi muda, Andra Soni juga menyoroti peran aparatur pemerintah daerah. Menurutnya, semangat patriotisme di era kemerdekaan harus diwujudkan melalui pelayanan publik yang berkualitas dan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.
Aparatur pemerintah dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan, membangun kolaborasi, serta menggunakan setiap kewenangan secara bertanggung jawab.
“Mari kita bangun pemerintahan daerah yang menghadirkan manfaat, menyelesaikan persoalan, serta menciptakan perubahan nyata bagi masyarakat,” ajaknya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Banten memperkuat persatuan dan semangat gotong royong sebagai modal utama dalam membangun daerah.
“Dari Banten kita kuatkan Indonesia. Dari Banten kita tunjukkan bahwa semangat perjuangan para pahlawan tetap hidup dalam kerja nyata generasi saat ini. Dengan persatuan, kerja keras, dan gotong royong kita wujudkan Banten yang maju sebagai bagian dari Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” kata Andra Soni.