SERANG — Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan komitmennya untuk memastikan para pejuang kemerdekaan, veteran, dan keluarga pejuang mendapatkan perhatian serta pelayanan yang layak dari pemerintah.
Dimyati menegaskan, dirinya tidak ingin mendengar adanya veteran atau pejuang kemerdekaan yang masih mengalami kesulitan, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar maupun mendapatkan akses pelayanan kesehatan.
Hal itu disampaikan Dimyati saat menghadiri Tasyakuran dan Ramah Tamah bersama para perintis kemerdekaan, veteran, purnawirawan, wredhatama, warakawuri, Angkatan ’45, tokoh masyarakat, serta generasi muda di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Minggu (16/8/2026) sore.
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Hari Veteran Republik Indonesia ke-69.
“Ini jangan sampai didengar ada para pejuang kita sakit tidak mampu diobati, sakit tidak mampu berobat ke rumah sakit. Kalau ada mereka datang ke rumah sakit, langsung dilayani, difasilitasi dengan baik dan cepat,” tegas Dimyati.
Menurutnya, perhatian terhadap veteran dan para pejuang kemerdekaan bukan sekadar bentuk penghormatan secara simbolis. Pemerintah memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan mereka dapat menikmati kehidupan yang layak setelah pengorbanan yang diberikan untuk bangsa dan negara.
Dimyati mengatakan, momentum peringatan kemerdekaan harus menjadi kesempatan bagi seluruh masyarakat untuk kembali mengingat jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan Indonesia.
Tanpa perjuangan dan pengorbanan para pendahulu, masyarakat saat ini tidak akan dapat menikmati kehidupan dalam suasana damai, bebas, dan merdeka.