Di sisi lain, santunan anak yatim dan sunatan massal menjadi bagian penting dari kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa organisasi alumni, perguruan tinggi, organisasi kemahasiswaan, serta berbagai lembaga sosial memiliki ruang yang luas untuk bersinergi dalam menghadirkan kegiatan kemanusiaan.
Kolaborasi DPN IARMI, Konas Menwa Indonesia, DPKOM IARMI Universitas Pancasila, dan PP KAUP juga memperlihatkan bahwa jejaring alumni dapat menjadi modal sosial untuk memperluas manfaat kegiatan.
Bagi penyelenggara, Aksi Peduli Umat 2026 bukan sekadar agenda seremonial. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan semangat pengabdian, kepedulian sosial, dan penguatan hubungan antara alumni dengan almamater.
Penandatanganan MoA antara FEB Universitas Pancasila dan PP KAUP semakin melengkapi momentum tersebut. Sinergi kelembagaan diharapkan dapat melahirkan program-program baru yang berkelanjutan, baik di bidang sosial, pendidikan, maupun pengembangan potensi alumni.
Semangat “Bersama untuk Memberikan Manfaat” pun menjadi pesan utama yang mengiringi kegiatan tersebut.
Acara kemudian ditutup dengan foto bersama sejumlah unsur pimpinan dan pengurus, di antaranya Sekjen Komisariat FEB UP Bakti Sukawanto, Wakil Dekan 3 FEB Mulyadi, Sekjen PP KAUP Holiosri, S.E., M.M., Wakil Ketua Umum Ekonomi Kreatif, Kerja Sama Usaha dan Kewirausahaan Alumni PP KAUP Apt. Juniatri Hastati, S.Si., S.I.Kom., serta Wakil Ketua Umum Publikasi, Humas dan Media PP KAUP Dr. Ilham Wayang, S.H., M.H.
Aksi Peduli Umat 2026 diharapkan menjadi awal dari semakin kuatnya kolaborasi lintas alumni dan almamater dalam menghadirkan program sosial yang berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.