Pejabat Tangsel Dinilai Sulit Ditemui Wartawan, PWI Soroti Transparansi Pemerintah
TANGSEL — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyoroti keluhan sejumlah wartawan terkait sulitnya memperoleh konfirmasi dari sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Persoalan akses komunikasi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian, mengingat pejabat publik memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi mengenai kebijakan, program, pelayanan hingga penggunaan anggaran kepada masyarakat.
Ketua PWI Kota Tangerang Selatan, Ahmad Eko Nursanto, mengaku cukup terkejut apabila masih terdapat pejabat yang dinilai sulit ditemui maupun dihubungi oleh wartawan untuk kepentingan konfirmasi jurnalistik.
Menurut Eko, selama ini hubungan antara insan pers dan jajaran birokrasi di Tangerang Selatan relatif berjalan dengan baik. Karena itu, jika masih ada pejabat yang menutup akses komunikasi, kondisi tersebut perlu dievaluasi.
“Selama ini komunikasi antara birokrat dengan para wartawan di Tangsel baik-baik saja. Memang ada pejabat yang seperti itu?” ujar Eko saat dihubungi wartawan melalui sambungan seluler, Selasa (10/8/2026).
Eko menegaskan, pejabat publik pada dasarnya memiliki tanggung jawab untuk membangun komunikasi yang sehat dengan masyarakat. Media massa menjadi salah satu jembatan penting yang membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai jalannya pemerintahan.
Ia mengatakan, keterbukaan bukan semata-mata kepentingan wartawan, melainkan bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Jadi kewajiban para pejabat untuk memberikan transparansi dengan komunikasi yang baik pada publik. Kan itu juga diatur dalam undang-undang,” tegasnya.