Ikuti Kami
Selasa, 29 September 2026 ⚡ Versi Web
Konten Redaksi

Bukan Sekadar Sarapan, Bubur Jagung Ternyata Punya Segudang Manfaat untuk Tubuh

Jumat, 14 Agustus 2026 | 19:05 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

Meski demikian, manfaat tersebut sangat bergantung pada cara membuatnya. Bubur jagung yang diberi gula dalam jumlah banyak, santan, susu kental manis, mentega, atau keju tentu memiliki kandungan kalori dan lemak yang lebih tinggi dibandingkan bubur jagung yang dibuat secara sederhana.

Karena itu, masyarakat perlu memperhatikan bahan tambahan ketika mengolah bubur jagung. Penggunaan gula dan garam sebaiknya dibatasi. Santan juga dapat dikurangi atau diganti dengan air maupun susu rendah lemak sesuai kebutuhan.

Bagi yang ingin membuat bubur jagung lebih bergizi, topping juga bisa menjadi pilihan. Potongan buah segar, kacang-kacangan, chia seed, atau yogurt tanpa pemanis dapat ditambahkan untuk memperkaya kandungan nutrisi. Bubur juga dapat dilengkapi sumber protein seperti telur rebus atau susu sehingga komposisi gizinya menjadi lebih seimbang.

Dari sisi kesehatan jantung, kandungan kalium, magnesium, dan serat pada jagung juga dapat mendukung pola makan yang baik untuk kesehatan kardiovaskular. Namun, bubur jagung tentu bukan satu-satunya makanan yang menentukan kesehatan jantung. Pola makan secara keseluruhan, aktivitas fisik, kebiasaan merokok, serta asupan garam dan lemak jenuh tetap perlu diperhatikan.

Bubur jagung juga menarik karena dapat dikembangkan menjadi makanan keluarga yang lebih variatif. Rasa manis alami jagung memungkinkan masyarakat mengurangi penggunaan gula, sementara teksturnya yang lembut membuatnya relatif mudah dikonsumsi.

Di sejumlah daerah di Indonesia, jagung sendiri telah lama menjadi bagian dari budaya pangan masyarakat. Selain dibuat menjadi bubur, jagung dapat diolah menjadi nasi jagung, jagung rebus, sup, hingga berbagai makanan tradisional lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa jagung tidak hanya memiliki nilai gizi, tetapi juga mempunyai peran penting dalam keragaman pangan.

Meski memiliki banyak kandungan nutrisi, konsumsi bubur jagung tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing orang. Porsi dan bahan tambahan menjadi faktor penting yang menentukan apakah hidangan tersebut benar-benar menjadi pilihan sehat atau justru memiliki kandungan gula dan kalori yang berlebihan.

Bagi masyarakat yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, termasuk diabetes atau sedang menjalani pola makan khusus, pemilihan porsi dan bahan sebaiknya disesuaikan dengan anjuran tenaga kesehatan.

Jumat, 14 Agustus 2026 | 19:05 WIB
Artikel Selanjutnya

Lapas Bandanaira Gelar Senam Bersama, Wujud Kebersamaan di Lingkungan Pemasyarakatan

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

Alzan Subhan: Fakta di Balik Krim/Skincare Instan

Selasa, 8 September 2026 | 22:08 WIB

Erupsi Anak Krakatau, Layanan Kesehatan Banten Siaga

Senin, 7 September 2026 | 10:59 WIB

Waspada! Abu Anak Krakatau Ancam Kesehatan

Minggu, 6 September 2026 | 17:06 WIB
↑ Kembali ke atas
Bukan Sekadar Sarapan, Bubur Jagung Ternyata Punya Segudang Manfaat untuk Tubuh

Bagikan artikel ini melalui