Ikuti Kami
Minggu, 27 September 2026 ⚡ Versi Web
Konten Redaksi

Tak Cukup Direhabilitasi, BNN Siapkan Masa Depan Korban Napza lewat Pelatihan Kerja

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:19 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

Dengan adanya integrasi layanan medis, sosial, dan ketenagakerjaan, pemerintah berharap proses pemulihan dapat berlangsung lebih komprehensif.

BNN bersama tiga kementerian juga diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam memberikan layanan kepada korban, sehingga tidak terjadi kesenjangan penanganan ketika seseorang berpindah dari satu tahap rehabilitasi ke tahap berikutnya.

Program tersebut pada akhirnya diarahkan untuk mengembalikan para mantan korban Napza sebagai sumber daya manusia yang produktif dan mampu berkontribusi bagi keluarga maupun masyarakat.

Sinergi ini sekaligus menunjukkan bahwa penanganan persoalan narkotika membutuhkan keterlibatan berbagai sektor. Penegakan hukum tetap menjadi bagian penting dalam memutus jaringan peredaran gelap narkotika, tetapi pemulihan korban membutuhkan pendekatan yang lebih luas dan berkelanjutan.

Dengan kolaborasi BNN, Kemensos, Kemenkes, dan Kemenaker, pemerintah berharap para korban penyalahgunaan Napza mendapatkan kesempatan untuk pulih, memperoleh keterampilan, kembali bekerja, serta menjalani kehidupan yang lebih baik tanpa kembali terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:19 WIB
Artikel Selanjutnya

Pimpin Rakor Sensus Ekonomi 2026, Gubernur Andra Soni Ajak Semua Pihak Bergerak Bersama

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

↑ Kembali ke atas
Tak Cukup Direhabilitasi, BNN Siapkan Masa Depan Korban Napza lewat Pelatihan Kerja

Bagikan artikel ini melalui