Rabu, 12 Agustus 2026
Login Kirim Tulisan

BEM Banten Demo PT Cipta Paperia, Dugaan Pencemaran Sungai Ciujung Jadi Sorotan

BAGIKAN:
BEM Banten Demo PT Cipta Paperia, Dugaan Pencemaran Sungai C...
0
BEM Banten Demo PT Cipta Paperia, Dugaan Pencemaran Sungai Ciujung Jadi Sorotan
Iklan

SERANG – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Banten menggelar aksi unjuk rasa di depan PT Cipta Paperia, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Selasa (11/8/2026). Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyoroti dugaan pencemaran lingkungan yang mereka kaitkan dengan kondisi Sungai Ciujung di sekitar kawasan industri tersebut.

Mahasiswa menilai kondisi Sungai Ciujung saat ini memprihatinkan. Air sungai disebut mengalami perubahan warna menjadi keruh dan hitam serta diduga terdampak aktivitas pembuangan limbah industri.

Aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi mahasiswa atas persoalan lingkungan yang menurut mereka telah berlangsung cukup lama dan terjadi berulang. Mereka meminta perusahaan dan pemerintah memberikan perhatian serius terhadap kondisi sungai yang berada di sekitar kawasan industri.

Perwakilan mahasiswa BEM Banten yang meminta identitasnya tidak disebutkan mengatakan, persoalan mengenai kondisi Sungai Ciujung bukan merupakan kejadian baru. Menurutnya, perubahan kondisi air sungai telah dirasakan oleh masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai.

“Pencemaran ini sudah terjadi lama dan berulang kali. Namun sampai sekarang masih belum terlihat adanya perbaikan yang maksimal dalam sistem pengelolaan dan pembuangan limbah,” ujarnya.

Mahasiswa juga menyampaikan adanya keluhan masyarakat terkait kondisi air sungai yang disebut berbau dan keruh. Bahkan, menurut keterangan yang mereka terima, terdapat warga yang mengeluhkan rasa gatal ketika bersentuhan dengan air tersebut.

“Dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat. Air sungai yang dahulu bisa dimanfaatkan, sekarang sudah tidak bisa lagi digunakan untuk kebutuhan sehari-hari karena kondisinya tercemar,” katanya.

Atas kondisi tersebut, mahasiswa mendesak pemerintah melalui instansi terkait untuk turun tangan melakukan pemeriksaan terhadap kualitas air Sungai Ciujung. Mereka menilai pengujian secara ilmiah penting dilakukan untuk mengetahui kondisi sebenarnya serta memastikan penyebab perubahan kualitas air sungai.

Iklan
8.000 Liter Air Bersih Mengalir ke Renged, Polres Serang Bantu Warga Hadapi Kekeringan
Artikel Selanjutnya

8.000 Liter Air Bersih Mengalir ke Renged, Polres Serang Bantu Warga Hadapi Kekeringan

Iklan
Iklan
Penulis: Yustinus Agus
Diterbitkan: 12 Agustus 2026, 09:50 WIB · Diperbarui: 12 Agustus 2026, 09:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Maaf, Adblocker Terdeteksi

Iklan adalah sumber pendapatan kami untuk menyajikan berita berkualitas. Mohon nonaktifkan Adblocker Anda, lalu muat ulang halaman.