Tinawati Andra Soni Ajak Masyarakat Buka Ruang Lebih Luas bagi Anak Berkebutuhan Khusus
Tinawati menjelaskan, kegiatan PKK Mengajar merupakan salah satu bentuk kontribusi Tim Penggerak PKK Provinsi Banten dalam mendukung pembangunan di bidang pendidikan. Kehadiran PKK di lingkungan sekolah tidak dimaksudkan untuk menggantikan tugas para guru, tetapi menjadi bagian dari upaya memberikan dukungan terhadap pendidikan karakter serta penguatan peran keluarga.
Dalam kegiatan tersebut, Tinawati bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Tangerang Masturoh Sachrudin memberikan motivasi kepada peserta didik. Mereka juga berinteraksi dengan wali murid dan tenaga pendidik untuk mengetahui secara langsung kondisi serta kebutuhan yang ada di SKh An-Nuur.
Tinawati mengatakan, pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan belajar di dalam kelas. Pendidikan juga menyangkut pembentukan karakter, kemandirian, kepercayaan diri, serta kemampuan anak untuk beradaptasi dengan lingkungan.
Karena itu, perhatian terhadap anak berkebutuhan khusus harus diberikan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
"Kami ingin sekolah-sekolah seperti ini juga mendapatkan perhatian. Anak-anak istimewa memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak," tegasnya.
Ia menambahkan, perhatian terhadap pendidikan anak berkebutuhan khusus juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam mempersiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045. Upaya tersebut juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam memperluas akses pendidikan melalui Program Sekolah Gratis.
Menurut Tinawati, program pendidikan harus dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Anak berkebutuhan khusus juga harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan sesuai dengan kebutuhan dan potensi masing-masing.
Selain melihat aktivitas pembelajaran, Tinawati menyempatkan diri berdialog dengan sejumlah orang tua peserta didik. Dalam dialog tersebut, muncul berbagai aspirasi, di antaranya harapan agar akses pendidikan untuk anak berkebutuhan khusus semakin luas serta adanya perhatian lebih terhadap fasilitas penunjang pendidikan.