Warga Binaan Lapas Tangerang Ikuti Lomba Lukis Nasional HBP Ke-62
Ia berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal positif bagi mereka ke depannya. Senada dengan Beni Hidayat, Kepala Bidang Kegiatan Kerja, Aris Supriyadi, menekankan nilai pembinaan dari proses kreatif Warga Binaan.
Menurutnya, nilai tersebut tidak kalah penting dibandingkan hasil karya itu sendiri.
“Dalam prosesnya, Warga Binaan belajar untuk disiplin, fokus, dan percaya pada kemampuan diri," jelas Aris Supriyadi. Ia menambahkan, hal ini menjadi bagian dari pembentukan sikap dan karakter yang lebih baik.
Sesuai ketentuan lomba, setiap karya harus orisinal dan dibuat di atas kanvas. Teknik yang digunakan bebas, bisa realis, abstrak, maupun ekspresionis.
Proses pembuatan karya juga didokumentasikan sebagai bagian dari penilaian. Aspek penilaian mencakup kesesuaian tema, kreativitas, teknik, serta nilai estetika.
Bagi Warga Binaan, kesempatan ini menjadi pengalaman berharga. Salah satu peserta, yang diidentifikasi sebagai B, menilai kegiatan ini sebagai sarana menyalurkan kreativitas dan membangun semangat baru.
“Saya merasa diberi kesempatan untuk berkarya dan menunjukkan kemampuan yang kami miliki," ungkap B.
"Kegiatan ini juga memberikan motivasi untuk terus berkembang menjadi lebih baik," tutup B.
***