Sabtu, 3 Oktober 2026

Menkes Budi Pastikan RS Vertikal Kemenkes Siaga Penuh Saat Libur Panjang

BAGIKAN:
Menkes Budi Pastikan RS Vertikal Kemenkes Siaga Penuh Saat L...
0
Menkes Budi Pastikan RS Vertikal Kemenkes Siaga Penuh Saat Libur Panjang
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan siaga penuh melayani kegawatdaruratan selama libur panjang. (Dok. Ist)

DISTRIKBANTENNEWS.COM, Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal di bawah Kementerian Kesehatan beroperasi penuh. Layanan ini khusus untuk tindakan gawat darurat selama periode libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, yakni 20-24 Maret 2026.

Penegasan ini bertujuan memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan esensial. Hal tersebut disampaikan Menkes Budi Gunadi Sadikin saat meninjau kesiapan layanan di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta.

Ia didampingi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini pada Senin (16/3/2026) lalu. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo.

Arahan Presiden Prabowo bertujuan menjamin pelayanan publik tetap optimal. Ini dilakukan di tengah kebijakan Work From Anywhere dan masa libur nasional.

"Seluruh rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan, ada hampir 40 rumah sakit, selama liburan panjang ini sesuai arahan Bapak Presiden akan tetap beroperasi untuk semua tindakan emergensi," ujar Budi Gunadi Sadikin.

Budi mencontohkan, layanan seperti Instalasi Gawat Darurat akan tetap siaga 24 jam. Begitu pula CT Scan untuk kasus stroke dan operasi perdarahan akibat kecelakaan.

Tenaga kesehatan dan fasilitas penunjang dipastikan siap menangani kasus-kasus darurat tersebut. Langkah ini merupakan bagian dari penguatan pelayanan kesehatan yang dilakukan Kemenkes secara nasional.

Penguatan ini untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat. Kementerian Kesehatan menyiagakan ribuan fasilitas kesehatan.

Fasilitas yang disiagakan meliputi 3.292 rumah sakit, 10.300 puskesmas, dan 119.372 Public Safety Center. Selain itu, sekitar 2.700 Pos Pelayanan Kesehatan akan diaktifkan di 31 provinsi.

***

PMI Kota Yogyakarta Siapkan Dua Posko Kesehatan untuk Arus Mudik Lebaran
Artikel Selanjutnya

PMI Kota Yogyakarta Siapkan Dua Posko Kesehatan untuk Arus Mudik Lebaran

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 16 Maret 2026, 23:15 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB
Sumber: Rilis

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Lapas Bandanaira Gandeng Puskesmas Walang Gelar CKG bagi Warga Binaan ‎

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 1 Oktober 2026 | 04:58 WIB

Pemeriksaan Kesehatan Rutin, Lapas Bandanaira Pastikan Kondisi Warga Binaan Terpantau

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 17 September 2026 | 13:38 WIB

Rembuk Stunting Sindangheula, Cari Solusi dari Persoalan di Lapangan

Konten Redaksi Sabtu, 12 September 2026 | 19:24 WIB

Alzan Subhan: Fakta di Balik Krim/Skincare Instan

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 8 September 2026 | 22:08 WIB

Erupsi Anak Krakatau, Layanan Kesehatan Banten Siaga

Konten Redaksi Senin, 7 September 2026 | 10:59 WIB

Gunung Anak Krakatau Meningkat, Disdik Lebak Terapkan Pembelajaran Dari Rumah

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 22:22 WIB

Waspada! Abu Anak Krakatau Ancam Kesehatan

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 17:06 WIB

Ajak Hidup Sehat, Lapas Bandanaira Gelar Senam Bareng Peserta Magang dan Warga Binaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 4 September 2026 | 07:53 WIB

Literasi bukan hanya soal membaca : Ketika masyarakat kehilangan kemampuan memahami

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 1 September 2026 | 13:38 WIB