Minggu, 4 Oktober 2026

Tanah Gerak Rusak 20 Rumah di Pajangan Bantul, Kerugian Capai Rp4 Miliar

BAGIKAN:
Tanah Gerak Rusak 20 Rumah di Pajangan Bantul, Kerugian Capa...
0
Tanah Gerak Rusak 20 Rumah di Pajangan Bantul, Kerugian Capai Rp4 Miliar
Warga mengamati kondisi rumah mereka yang rusak parah akibat tanah gerak di Triwidadi, Pajangan, Kabupaten Bantul. (Dok. Ist)

DISTRIKBANTENNEWS.COM, Yogyakarta - Fenomena tanah gerak merusak sekitar 20 rumah di wilayah Triwidadi, Pajangan, Kabupaten Bantul. Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai sekitar Rp4 miliar.

Beruntung, sebagian besar rumah yang terdampak dalam kondisi kosong. Kondisi ini membuat peristiwa tanah gerak tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Peristiwa ini diduga dipicu oleh hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut pada akhir Februari lalu. Kondisi tanah yang labil dan jenuh air diduga menyebabkan tanah terkikis.

Penurunan tanah bahkan mencapai sekitar 2,5 meter di salah satu rumah warga. Kejadian ini mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah DIY bersama BPBD Bantul dan BPPTKG melakukan asesmen.

Asesmen di wilayah Pajangan tersebut bertujuan untuk memetakan dampak fenomena tanah gerak. Selain itu, mereka juga mencari penyebab pasti pergeseran tanah.

Kepala Pelaksana BPBD DIY, Agustinus Ruruh Haryata, menjelaskan pentingnya kajian ini. Kajian tersebut untuk mengetahui apakah kawasan itu memang rawan pergerakan tanah atau ada faktor lain seperti kondisi teknis pembangunan rumah.

Untuk memastikan penyebab dan menentukan langkah penanganan yang tepat, BPBD Bantul juga menggandeng tim ahli dari Universitas Gadjah Mada. Tim ahli ini akan melakukan pengecekan langsung di lapangan.

Fenomena tanah bergerak ini disebut sebagai kejadian baru di wilayah DIY. Kasus ini berbeda dengan kejadian sinkhole yang sebelumnya pernah terjadi di Gunungkidul.

Selain di Pajangan, laporan pergerakan tanah juga muncul di wilayah Sedayu dan Imogiri, Bantul.

"Pemerintah berharap hasil asesmen dan kajian para ahli dapat memberikan gambaran jelas mengenai kondisi tanah," ujar Kepala Pelaksana BPBD DIY, Agustinus Ruruh Haryata.

"Hasil kajian ini juga diharapkan dapat memberikan langkah mitigasi agar dampak kerusakan tidak meluas ke wilayah lain," tutup Agustinus Ruruh Haryata.

***

Kepala Kemenag Banten: Ramadan Tahun Ini Tebarkan Kebahagiaan Lintas Agama
Artikel Selanjutnya

Kepala Kemenag Banten: Ramadan Tahun Ini Tebarkan Kebahagiaan Lintas Agama

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 13 Maret 2026, 10:15 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Tertib dan Aman, Polda Banten Apresiasi Peserta Penyampaian Aspirasi

Konten Redaksi Minggu, 4 Oktober 2026 | 23:29 WIB

Jelang HUT ke-26 Banten, Andra Soni Silaturahmi dan Minta Doa Ulama

Konten Redaksi Minggu, 4 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Jelang HUT ke-26 Banten, Andra Soni Ziarah ke Makam Para Sultan

Konten Redaksi Sabtu, 3 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Gudang Limbah B3, PT WPLI di Jawilan Terbakar

Konten Redaksi Sabtu, 3 Oktober 2026 | 18:22 WIB

Brigjen Pol Hendra Resmi Jabat Kapolda Banten

Konten Redaksi Sabtu, 3 Oktober 2026 | 04:40 WIB

Andra Soni Sambut Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri: Sosok Tegas yang Humanis

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 19:36 WIB