Rabu, 19 Agustus 2026
Login Kirim Tulisan

Analis Kemenkes: Kesehatan Fondasi Produktivitas Bangsa, PTM Ancam Jutaan Warga

BAGIKAN:
Analis Kemenkes: Kesehatan Fondasi Produktivitas Bangsa, PTM...
0
Analis Kemenkes: Kesehatan Fondasi Produktivitas Bangsa, PTM Ancam Jutaan Warga
Analis Kebijakan BKPK Kemenkes, Syahrul Aminullah, menjelaskan pentingnya kesehatan masyarakat sebagai fondasi utama produktivitas bangsa. (Dok. Ist)
Iklan

DISTRIKBANTENNEWS.COM, Jakarta - Dr. Syahrul Aminullah, Analis Kebijakan BKPK Kemenkes, menekankan pentingnya kesehatan sebagai fondasi utama produktivitas bangsa. Ia menyebut masyarakat yang sehat merupakan aset vital penggerak ekonomi.

Sebaliknya, masyarakat yang sakit bisa menjadi beban bagi negara.

Indonesia kini menghadapi "beban ganda" masalah kesehatan, yaitu kembalinya penyakit menular lama dan ledakan Penyakit Tidak Menular . Pemerintah telah merespons kondisi ini dengan menerbitkan regulasi komprehensif.

Aturan tersebut mencakup Undang-Undang, Peraturan Presiden, hingga kebijakan teknis di tingkat Puskesmas. Regulasi ini diperkuat oleh Peraturan Daerah berbasis kearifan lokal.

Tujuannya untuk memberikan kepastian hukum dan pelayanan kesehatan prima kepada masyarakat. Menurut teori klasik Henrik L.

Blum, kualitas kesehatan dipengaruhi oleh empat faktor utama. Faktor-faktor tersebut adalah lingkungan, perilaku, pelayanan kesehatan, dan genetik.

Perilaku dan lingkungan memegang peran paling dominan dalam menentukan kualitas kesehatan. Indonesia kini menghadapi ancaman serius dari PTM yang menjadi "momok" bagi produktivitas.

Data tahun 2024 menunjukkan lebih dari 20 juta orang menderita diabetes melitus. Angka penderita hipertensi juga melonjak hingga lebih dari 63 juta orang.

Ini berarti lebih dari 22,5 persen penduduk Indonesia menderita hipertensi. Kondisi ini diperparah oleh stroke yang kini menjadi penyebab kematian tertinggi kedua dan penyebab kecacatan tertinggi ketiga di tanah air.

Keterpurukan fisik ini seringkali akibat akumulasi gaya hidup yang abai terhadap investasi kesehatan jangka panjang. Produktivitas mulai hilang ketika seseorang mengabaikan aktivitas fisik dan pola makan seimbang.

Hal tersebut dapat merusak sistem metabolisme tubuh. Menjaga produktivitas memerlukan komitmen kolektif sejak dini, dimulai dari masa kanak-kanak melalui pemenuhan imunisasi dasar lengkap.

***

Iklan
Kemenkes Evaluasi Kebijakan Kesehatan di Tujuh Daerah Lampung dan Papua Barat Daya
Artikel Selanjutnya

Kemenkes Evaluasi Kebijakan Kesehatan di Tujuh Daerah Lampung dan Papua Barat Daya

Iklan
Iklan
Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 13 Maret 2026, 14:45 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini