Kemendagri Perkuat Koordinasi Lintas Sektor untuk Turunkan Angka Kematian Ibu
DISTRIKBANTENNEWS.COM, Jakarta - Kementerian Dalam Negeri terus berupaya mempercepat penurunan Angka Kematian Ibu di Indonesia. Langkah ini dilakukan dengan memperkuat koordinasi lintas sektor antara pemerintah pusat dan daerah.
Dorongan tersebut disampaikan dalam Forum Koordinasi Asistensi dan Supervisi Perencanaan dan Penganggaran Terintegrasi Kesehatan Reproduksi Lintas Sektor. Acara ini berlangsung di Hotel Swiss-Belhotel Cawang, Jakarta, pada Rabu (11/3/2026).
Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah IV, Paudah, mewakili Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri. Ia menjelaskan bahwa kesehatan ibu adalah kunci utama dalam mempersiapkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Hal ini penting di tengah momentum bonus demografi. Bonus demografi, dengan meningkatnya jumlah penduduk usia produktif, hanya akan menjadi peluang jika didukung kualitas kesehatan masyarakat yang baik.
Kesehatan ibu menjadi pilar utama dalam melahirkan generasi penerus bangsa.
“Perempuan, khususnya ibu, merupakan garda terdepan dalam melahirkan generasi masa depan Indonesia. Oleh karena itu, kesehatan ibu harus menjadi perhatian serius semua pihak,” jelas Paudah. Paudah menambahkan, angka kematian ibu di Indonesia masih tergolong tinggi dibandingkan negara Asia lainnya.
Banyak kasus kematian ibu terjadi akibat keterlambatan mengenali tanda bahaya kehamilan. Selain itu, keterbatasan akses layanan kesehatan serta faktor sosial budaya juga menjadi penyebab.
Pemerintah telah menetapkan target penurunan AKI dari 122 per 100.000 kelahiran hidup menjadi 77 per 100.000 kelahiran hidup. Pencapaian target tersebut membutuhkan kerja keras dan kolaborasi dari berbagai pihak.
Untuk mendukung upaya ini, Kemendagri telah menerbitkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.7.5/4541/SJ Tahun 2025. Surat edaran ini menginstruksikan pemerintah daerah untuk memperkuat pelayanan kesehatan reproduksi.
Pemerintah daerah juga diharapkan memastikan akses pelayanan kesehatan bagi ibu hamil.
***