Mendag, Menteri LH, dan Wali Kota Jakarta Timur Bersihkan Pasar Kramat Jati Sambil Tinjau Harga
Jakarta - Menteri Perdagangan Budi Santoso bersama Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq dan Wali Kota Jakarta Timur Munjirin menggelar aksi bersih-bersih di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (11/3).
Aksi bersih pasar tersebut dirangkai dengan peninjauan harga serta ketersediaan barang kebutuhan pokok (bapok) menjelang Idulfitri. Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong terciptanya pasar rakyat yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan kebutuhan pokok. Menteri Perdagangan Budi Santoso menekankan pentingnya menjaga kebersihan pasar rakyat agar tetap menjadi pilihan utama masyarakat.
Menurut Budi, pasar rakyat tidak hanya berfungsi sebagai pusat perdagangan. Pasar juga memiliki potensi untuk berkembang sebagai destinasi wisata kuliner.
“Selain menjadi tempat untuk belanja, pasar juga dijadikan alternatif wisata kuliner. Jadi, Bapak-Ibu, harapan kami kalau pasar kita semakin bersih maka pasar akan semakin ramai, masyarakat sehat, dan ekonomi Indonesia menjadi kuat,” ujar Budi Santoso.
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan bahwa kegiatan bersih-bersih pasar ini sejalan dengan Gerakan Nasional Membersihkan Pasar Nusantara . Program ini diinisiasi oleh Kementerian Perdagangan.
Gernas Mapan mengajak seluruh pemangku kepentingan di pasar rakyat untuk melaksanakan aksi bersih. Program ini juga mendorong pengelolaan sampah yang memiliki nilai tambah ekonomi berbasis kawasan.
Kementerian Perdagangan juga mendorong pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait untuk mengimplementasikan gerakan tersebut secara luas. Dorongan ini melalui Surat Edaran Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Gernas Mapan di seluruh pasar rakyat di Indonesia.