Pemerintah Perketat Standar Keamanan Dapur Program Makanan Bergizi Gratis
DISTRIKBANTENNEWS.COM, Yogyakarta - Pemerintah memperketat standar keamanan dapur untuk Program Makanan Bergizi Gratis. Langkah ini dilakukan melalui Bimbingan Teknis Penjamah Makanan dan percepatan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi .
Kegiatan tersebut berlangsung serentak pada 7–8 Maret 2026 di delapan wilayah Kantor Koordinasi Program Pemenuhan Gizi. Salah satu lokasi pelaksanaannya adalah Yogyakarta, yang dipusatkan di Eastparc Hotel.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol Sony Sonjaya, menekankan pentingnya menjaga kualitas makanan bergizi. Menurutnya, hal ini sangat krusial karena menyangkut masa depan generasi bangsa.
"Makanan bergizi merupakan hak seluruh anak Indonesia, sehingga kualitas penyediaan makanan harus menjadi perhatian bersama," ujar Sony saat membuka kegiatan secara hybrid pada Sabtu kemarin (7/3/2026).
Sony menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis pemerintah. Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para penjamah makanan yang terlibat dalam operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.
Pelatihan penjamah makanan juga menjadi salah satu syarat penting untuk memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi. Sertifikat ini memastikan bahwa dapur produksi makanan telah memenuhi standar kebersihan dan kesehatan.
"Dengan SLHS ini, kegiatan produksi makanan bergizi dilakukan pada tempat yang sarana-prasarananya benar-benar terjamin kebersihan dan kesehatannya, sehingga disebut laik higiene sanitasi. Kami juga mengingatkan seluruh pengelola SPPG agar segera mengurus proses sertifikasi setelah dapur dinyatakan operasional, dengan batas waktu pendaftaran SLHS maksimal 30 hari sejak operasional," tutup Irjen Pol Sony Sonjaya.
***