Sabtu, 3 Oktober 2026

Kemenkes Ingatkan Waspada Campak Jelang Mudik Lebaran, Imunisasi Anak Jadi Kunci

BAGIKAN:
Kemenkes Ingatkan Waspada Campak Jelang Mudik Lebaran, Imuni...
0
Kemenkes Ingatkan Waspada Campak Jelang Mudik Lebaran, Imunisasi Anak Jadi Kunci
Kementerian Kesehatan mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penularan campak menjelang mudik Lebaran, dengan imunisasi anak menjadi kunci pencegahan. (Dok. Ist)

DISTRIKBANTENNEWS.COM, Mataram - Kementerian Kesehatan RI meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan campak. Peringatan ini disampaikan menjelang periode mudik dan libur Lebaran.

Mobilitas masyarakat yang tinggi dan potensi kerumunan dapat memperbesar risiko penularan penyakit campak. Terutama anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap menjadi kelompok rentan.

Hingga minggu ke-8 tahun 2026, tercatat ada 10.453 suspek campak di Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8.372 kasus campak telah terkonfirmasi.

Kemenkes juga mencatat enam kematian akibat campak. Selain itu, terdapat 45 kejadian luar biasa campak yang tersebar di 29 kabupaten/kota.

KLB campak ini terjadi di 11 provinsi. Provinsi tersebut meliputi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tengah.

Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr.

Andi Saguni, menjelaskan tren kasus campak sempat meningkat pada Januari 2026. Namun, kasus ini mulai menunjukkan penurunan sepanjang Februari.

“Tren kasus suspek campak meningkat pada Januari dan mulai menurun sepanjang Februari 2026. Hingga minggu ke-8 tahun ini tercatat lebih dari sepuluh ribu suspek campak. Pemerintah terus melakukan respons cepat untuk mencegah penularan yang lebih luas,” ujar dr.

Andi Saguni dalam konferensi pers daring pada Jumat kemarin (6/3/2026). Meski tren kasus mulai menurun, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan.

Hal ini penting menjelang libur panjang Lebaran.

***

Menkes Budi Gunadi Sadikin Tinjau RSUD Tafaeri Nias Utara, Pastikan Akses Kesehatan Daerah 3T
Artikel Selanjutnya

Menkes Budi Gunadi Sadikin Tinjau RSUD Tafaeri Nias Utara, Pastikan Akses Kesehatan Daerah 3T

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 7 Maret 2026, 14:15 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Lapas Bandanaira Gandeng Puskesmas Walang Gelar CKG bagi Warga Binaan ‎

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 1 Oktober 2026 | 04:58 WIB

Pemeriksaan Kesehatan Rutin, Lapas Bandanaira Pastikan Kondisi Warga Binaan Terpantau

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 17 September 2026 | 13:38 WIB

Rembuk Stunting Sindangheula, Cari Solusi dari Persoalan di Lapangan

Konten Redaksi Sabtu, 12 September 2026 | 19:24 WIB

Alzan Subhan: Fakta di Balik Krim/Skincare Instan

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 8 September 2026 | 22:08 WIB

Erupsi Anak Krakatau, Layanan Kesehatan Banten Siaga

Konten Redaksi Senin, 7 September 2026 | 10:59 WIB

Gunung Anak Krakatau Meningkat, Disdik Lebak Terapkan Pembelajaran Dari Rumah

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 22:22 WIB

Waspada! Abu Anak Krakatau Ancam Kesehatan

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 17:06 WIB

Ajak Hidup Sehat, Lapas Bandanaira Gelar Senam Bareng Peserta Magang dan Warga Binaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 4 September 2026 | 07:53 WIB

Literasi bukan hanya soal membaca : Ketika masyarakat kehilangan kemampuan memahami

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 1 September 2026 | 13:38 WIB