Kecamatan Tigaraksa Gelar Musrenbang 2027, Fokus pada Optimalisasi Sektor Industri dan Ketahanan Pangan
“Tentunya dari tema tersebut Kecamatan Tigaraksa sudah memiliki modal dasar, mulai dari tersedianya lahan tidur, berjalannya BUMDes, serta adanya eduwisata yang dimiliki di Desa Sodong,” ungkap Cucu.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa dalam mendukung ketahanan pangan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polsek Tigaraksa untuk penyediaan lahan seluas 2 hektare di masing-masing desa. Dengan demikian, secara akumulatif terdapat 24 hektare lahan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Tigaraksa.
Dalam Musrenbang tersebut, Kecamatan Tigaraksa juga telah mengakomodir sebanyak 50 usulan skala prioritas yang mencakup sektor pendidikan, kesehatan, tata kelola pemerintahan, produktivitas UMKM, serta pemerataan pembangunan. Seluruh usulan tersebut diajukan dengan estimasi kebutuhan anggaran sebesar Rp40 miliar.
“Dari usulan tersebut beberapa yang kita fokus dan bahas mengenai titik banjir yang harus di selesaikan, meningkatkan fungsi embung dan juga pemerataan pusat UMKM agar tersebar di seluruh Desa dan Kelurahan” tegas Camat Cucu Abdurassyid.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Nur Rojab menyatakan dukungannya terhadap hasil Musrenbang Kecamatan Tigaraksa.
“Kami di DPRD akan mengawal dan memperjuangkan usulan-usulan prioritas dari Kecamatan Tigaraksa agar dapat terealisasi, khususnya yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah,” ujarnya.
Dengan pelaksanaan Musrenbang yang partisipatif dan berbasis data capaian pembangunan, Kecamatan Tigaraksa optimistis dapat berkontribusi signifikan dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Tangerang yang berkelanjutan dan berkeadilan. ***