Jelang Ramadan, Wabup Intan Ingatkan GPM Tak Boleh Seremonial: Telur dan Ayam Mahal Harus Hadir di Masyarakat
Melalui rakor tersebut, Wabup Intan berharap terbangun kesamaan persepsi dan koordinasi lintas sektor yang lebih kuat dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan, terutama menjelang Ramadan yang identik dengan lonjakan konsumsi.
“Stabilitas pangan adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan sinergi semua pihak, kita ingin masyarakat Kabupaten Tangerang dapat menyambut dan menjalani bulan suci Ramadan dengan tenang, aman, dan sejahtera. Karena itu, kita harus bisa hadir dan memastikan ketersediaan bahan pokok aman dan harga tetap terkendali agar daya beli masyarakat tidak menurun,” pungkasnya.
Sementara itu, Pimpinan Perum Bulog Cabang Tangerang, Riki Pebriadi, melaporkan bahwa stok pangan di wilayah Tangerang Raya masih dalam kondisi aman. Saat ini, Bulog memiliki cadangan beras sekitar 54.300 ton yang diperkirakan cukup hingga hampir satu tahun ke depan.
“Cadangan beras Bulog sekitar 54.300 ton saat ini. Stok minyak goreng ‘Minyak Kita’ tercatat sekitar 11.000 ton, minyak premium, serta gula pasir dan komoditas pangan lainnya yang siap disalurkan untuk mendukung stabilisasi harga,” ungkapnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang, Resmiyati Marningsih, menyampaikan bahwa Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kabupaten Tangerang masih terkendali. Pihaknya terus melakukan pemantauan harga mingguan dan intervensi pasar, termasuk distribusi minyak goreng langsung ke pengecer serta pelaksanaan Warung Tekan Inflasi secara berkala sepanjang 2026.
Rakor tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Staf Ahli Bupati, para Asisten, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah, camat se-Kabupaten Tangerang, Perum Bulog Cabang Tangerang, serta instansi terkait lainnya.***