Ikuti Kami
Selasa, 3 Maret 2026 ⚡ Versi Web

Bupati Tangerang Serahkan SK Kepala UPTD Puskesmas

Penulis: Siska Mawita
Senin, 19 Januari 2026 | 19:00 WIB

TANGERANG – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyerahkan 10 Surat Keputusan (SK) tentang Pengangkatan Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang. Penyerahan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Wareng, Gedung Bupati Tangerang, Senin (19/1/26).

Penyerahan SK ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memperkuat layanan kesehatan dasar kepada masyarakat. Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan pemerintah diharapkan mampu memberikan layanan yang berkualitas, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dalam arahannya, Bupati Maesyal meminta para Kepala Puskesmas menjalankan amanah dengan penuh rasa syukur, keikhlasan, serta tanggung jawab. Ia menekankan pentingnya pelayanan yang ramah, profesional, penuh empati, dan berintegritas, sejalan dengan misi pembangunan Kabupaten Tangerang untuk mewujudkan kesehatan yang berkualitas.

“Berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, layani dengan hati, ramah, profesional, penuh empati, dan berintegritas. Jangan sampai masyarakat datang ke Puskesmas justru merasa tidak dilayani dengan baik,” tandas Bupati Maesyal.

Dia menegaskan bahwa Puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan merupakan kepanjangan pemerintah yang benar-benar hadir dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, peran Kepala Puskesmas sangat strategis dan sarat dengan tanggung jawab.

“Puskesmas merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan pemerintah. Di sanalah kita benar-benar hadir, menyentuh langsung masyarakat. Oleh karena itu, tugas Kepala Puskesmas ini bukan tugas yang ringan. Tugas ini adalah amanah, kepercayaan, dan tentunya tanggung jawab besar,” ujarnya

Lebih lanjut, dia juga meminta para Kepala Puskesmas agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru serta membangun kerja sama yang solid dengan seluruh tenaga kesehatan, kader, pemerintah kecamatan, desa, dan lintas sektor lainnya. Menurutnya, program kesehatan hanya dapat berhasil melalui kolaborasi dan sinergi yang kuat.

“Program kesehatan tidak bisa dikerjakan sendiri, harus ada kolaborasi, harus ada sinergi dengan banyak pihak, lintas sektor,” katanya.

Penulis: Siska Mawita
Senin, 19 Januari 2026 | 19:00 WIB
Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

Dinkes Tangerang Evaluasi Strategi Turunkan AKB

Selasa, 24 Februari 2026 | 18:02 WIB

Wabup Hadiri Tarling di Masjid Al Falah Suradita Cisauk

Selasa, 24 Februari 2026 | 14:23 WIB
↑ Kembali ke atas