KOTA TANGERANG – Mengawali tahun 2026, komunitas UMKM Tangerang Raya kembali menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat fondasi ekonomi lokal. Melalui kegiatan bertajuk CUAN (Cara Urus Anggaran dan Neraca), para pelaku UMKM dibekali strategi penting agar usaha tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi.
Kegiatan yang digelar di Aula Universitas Raharja ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara UMKM Tangerang Raya, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang, Universitas Raharja, serta OJRE. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti kuatnya sinergi dalam mendukung UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah.
Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Disperindagkop UKM Kota Tangerang, Dody Ardiansyah, mengungkapkan bahwa pelatihan CUAN dirancang untuk menjawab persoalan klasik yang masih sering dihadapi pelaku usaha kecil, khususnya dalam pengelolaan keuangan.
“Melalui program CUAN, para pelaku UMKM dibekali ilmu mengenai perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP), pemisahan keuangan bisnis dan pribadi, hingga teknik meningkatkan omzet secara terukur,” terangnya, Kamis (8/1/26).
Tak hanya itu, Dody menegaskan bahwa pembinaan UMKM diarahkan agar mampu menembus pasar yang lebih luas.
“Kami ingin market UMKM kita tidak hanya di sektor regional, tapi naik kelas ke tingkat nasional hingga internasional,” tambah Dody.
Dukungan juga datang dari kalangan akademisi. Rektor Universitas Raharja, Abas Sunarya, menyambut positif keberlanjutan kolaborasi ini yang telah memasuki pelaksanaan ketiga kalinya. Ia menilai kegiatan semacam ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
“Harapannya kita bisa terus bertumbuh, memperbaiki segala kekurangan, dan mendorong hal-hal bermanfaat untuk kepentingan daerah agar UMKM kita bisa menembus level nasional. UMKM adalah tulang punggung ekonomi bangsa yang tidak boleh surut,” tegas Abas.
Sementara itu, Direktur UMKM Tangerang Raya, Babe Azdin, menjelaskan bahwa kegiatan CUAN merupakan tindak lanjut konkret dari program pembinaan Disperindagkop UKM. Selain mendapatkan materi pelatihan, para peserta juga dikenalkan pada solusi digital melalui aplikasi OJRE.
“Aplikasi OJRE hadir sebagai kasir digital yang memudahkan para pelaku UMKM dalam melakukan transaksi harian. Aplikasi ini memudahkan pengusaha saat bertransaksi, ada fitur pembayaran digital, notifikasi suara, hingga pemantauan stok barang. Jadi, rekap keuangan per minggu atau per bulan menjadi lebih mudah dan akurat,” jelas Babe.
Ia pun mengajak pelaku UMKM lainnya untuk bergabung dan tumbuh bersama dalam komunitas UMKM Tangerang Raya.
“Tujuannya supaya untung bareng-bareng, untung ramai-ramai. Bagi UMKM yang ingin bergabung dengan komunitas, silakan melalui Instagram @umkmtangerang atau menghubungi layanan WhatsApp di nomor 0857-7888-99800,” tutupnya.
Melalui program CUAN, UMKM Tangerang Raya optimistis mampu menciptakan pelaku usaha yang lebih tertib administrasi, adaptif terhadap teknologi, dan siap bersaing di pasar nasional hingga internasional.***










