Tak berhenti di capaian 2025, Pemprov Banten bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pemerintah kabupaten/kota se-Banten berkomitmen menjaga momentum pada 2026. Fokus utama diarahkan pada perlindungan lahan pertanian agar produktivitas pangan tetap terjaga.
“Pemprov Banten berkomitmen melindungi lahan persawahan melalui Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan program Lahan Sawah Dilindungi (LSD),” ucap Andra.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Andra Soni juga menyerahkan bantuan stimulus kepada petani berupa bibit unggul varietas Inpari 32, Cakrabuana, dan Biosalin 1 dengan total berat satu ton. Bantuan tersebut disalurkan kepada lima kelompok tani, yakni Kelompok Tani Kertabakti, Cibesi, Sirandu, Tani Bakti, dan Sari Asih.
Selain itu, sebanyak 200 paket sembako turut dibagikan kepada masyarakat sekitar lokasi acara.
Apresiasi Presiden atas Swasembada Pangan
Presiden Prabowo Subianto, dalam sambutan virtualnya, menyampaikan kebanggaan atas keberhasilan swasembada pangan nasional yang dicapai lebih cepat dari target awal.
“Saat dilantik, saya targetkan empat tahun. Satu tahun kita swasembada pangan. Saya yakin dan bangga bahwa hari ini berhasil sebagai putra-putri terbaik bangsa, membuktikan mampu mencapai swasembada pangan,” tegas Presiden.
Presiden menekankan bahwa swasembada pangan merupakan kemenangan strategis dan faktor vital bagi kedaulatan bangsa. “Tidak mungkin bangsa itu merdeka kalau makan tergantung kepada bangsa lain,” tambahnya.