Ikuti Kami
Kamis, 5 Maret 2026 ⚡ Versi Web

Tiga Langkah Senyap Pemkot Serang Hadapi Banjir: Dari Dapur Umum hingga Bongkar Akar Masalah

Penulis: Tiara Herawati
Sabtu, 3 Januari 2026 | 22:15 WIB

KOTA SERANG – Pemerintah Kota Serang bergerak cepat dan terukur dalam merespons bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah. Tak sekadar fokus pada kondisi darurat, Pemkot Serang menyiapkan strategi berlapis yang menyentuh langsung kebutuhan warga sekaligus menyasar akar persoalan banjir.

Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, saat turun langsung ke lokasi banjir menegaskan bahwa penanganan bencana harus dilakukan secara menyeluruh. Menurutnya, keselamatan dan kebutuhan dasar warga menjadi prioritas utama, namun upaya pencegahan agar banjir tidak terus berulang juga tidak boleh diabaikan.

Langkah pertama yang dilakukan Pemkot Serang adalah memastikan kebutuhan pangan warga terdampak tetap terpenuhi. Melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, dapur umum didirikan di sejumlah titik pengungsian dan wilayah terdampak banjir.

Dapur umum ini disiapkan agar warga tetap dapat mengakses makanan layak selama masa tanggap darurat.

“Tidak boleh ada warga yang kelaparan di tengah bencana. Dapur umum kami pastikan berjalan dan menjangkau warga terdampak,” tegas Agis.

Langkah kedua menyasar sektor kesehatan. Pemkot Serang menjamin pelayanan kesehatan bagi warga terdampak banjir dengan mengerahkan Dinas Kesehatan bersama puskesmas untuk melakukan pelayanan sistem jemput bola.

Tenaga medis turun langsung ke lokasi pengungsian dan titik-titik banjir guna memberikan pemeriksaan kesehatan, pengobatan, serta pencegahan penyakit pascabanjir.

Selain itu, ketersediaan obat-obatan dan layanan kesehatan dasar terus dipantau agar warga tidak mengalami kesulitan mengakses layanan medis di tengah kondisi darurat.

Langkah ketiga, Pemkot Serang menegaskan pentingnya penuntasan penyebab banjir, khususnya sumbatan aliran air. Pembersihan drainase, normalisasi sungai, serta pengangkatan sampah dan material yang menghambat aliran air terus dilakukan secara terpadu lintas OPD.

“Penanganan darurat harus berjalan, tapi penyebab banjir juga wajib dituntaskan. Drainase, sungai, dan saluran air harus berfungsi optimal,” ujar Agis.

Dengan tiga langkah taktis tersebut, Pemkot Serang di bawah kepemimpinan Budi dan Agis berharap penanganan banjir dapat dilakukan secara komprehensif, mulai dari perlindungan warga, pemenuhan layanan dasar, hingga solusi jangka menengah untuk meminimalkan risiko banjir di masa mendatang. (DK/RED)***

Penulis: Tiara Herawati
Sabtu, 3 Januari 2026 | 22:15 WIB
Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

Pinjaman Modal UMKM Kota Serang Bunga 1% Kini Dibuka

Selasa, 24 Februari 2026 | 14:16 WIB

Pemkot Serang Siap Jalani Pemeriksaan Interim BPK RI

Sabtu, 21 Februari 2026 | 19:35 WIB

Kinerja Pemkot Serang Sukses Raih Apresiasi Publik

Sabtu, 21 Februari 2026 | 19:32 WIB
↑ Kembali ke atas