Ikuti Kami
Jumat, 3 Juli 2026 Versi Web

Jembatan Swadaya Petani Terancam Rusak, Bupati Tangerang Turun Langsung ke Badak Anom: Perbaikan Sementara hingga Rencana Jembatan Permanen 2027

Penulis: Tiara Herawati
Kamis, 1 Januari 2026 | 21:32 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

KABUPATEN TANGERANG — Akses vital yang selama bertahun-tahun menjadi tumpuan aktivitas petani di Kabupaten Tangerang akhirnya mendapat perhatian serius. Bupati Tangerang Moch.

Maesyal Rasyid meninjau langsung kondisi jembatan pertanian di Desa Badak Anom, Kecamatan Sindang Jaya, Rabu (31/12/2025), setelah menerima laporan terkait kondisi jembatan yang dinilai rawan dan berpotensi membahayakan warga.

Bupati menjelaskan, kunjungan tersebut merupakan bentuk respons cepat sekaligus kepedulian Pemerintah Kabupaten Tangerang terhadap infrastruktur penunjang aktivitas masyarakat, khususnya sektor pertanian yang menjadi penopang ekonomi warga setempat.

“Pagi tadi Pak Kadis Bina Marga melaporkan kepada saya bahwa di Badak Anom ada jembatan kecil yang digunakan masyarakat, terutama petani, untuk aktivitas panen dan kegiatan sehari-hari. Tadi saya lihat langsung, para petani juga banyak yang melintas di jembatan ini,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Ia menegaskan, jembatan tersebut memiliki peran yang sangat vital karena digunakan setiap hari oleh masyarakat untuk mobilitas dan kegiatan pertanian.

"Jembatan dengan lebar sekitar 1,4 meter ini cukup vital, dibangun secara swadaya oleh masyarakat pada tahun 2011 dan hingga kini masih aktif digunakan dengan volume lalu lintas yang cukup tinggi," ungkapnya.

Jembatan ini menghubungkan Desa Badak Anom, Kecamatan Sindang Jaya, dengan Desa Jambukarya, Kecamatan Rajeg, serta melintasi Sungai Cimanceuri yang merupakan sungai aktif. Dengan usia jembatan yang sudah lebih dari satu dekade dan intensitas penggunaan yang tinggi, Bupati mengaku khawatir akan potensi kerusakan jika tidak segera dilakukan penanganan.

“Karena ini sungai aktif dan lalu lintas masyarakat cukup tinggi, saya khawatir lama-lama jembatan ini rusak dan membahayakan. Untuk tahun ini, karena APBD 2026 sudah diketuk palu, kita perbaiki dulu bagian pengamannya seperti pagar jembatan,” jelasnya.

Penulis: Tiara Herawati
Kamis, 1 Januari 2026 | 21:32 WIB
Artikel Selanjutnya

APBD 2026 Tanpa Sisa! Pemkot Serang Targetkan SiLPA Nol, Dana Rp 0 Mengendap, Ke Mana Anggarannya Dialirkan?

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

↑ Kembali ke atas
Jembatan Swadaya Petani Terancam Rusak, Bupati Tangerang Turun Langsung ke Badak Anom: Perbaikan Sementara hingga Rencana Jembatan Permanen 2027

Bagikan artikel ini melalui