Ikuti Kami
Selasa, 3 Maret 2026 ⚡ Versi Web

Apel Operasi Lilin Maung 2025 Digelar, Pemkab Tangerang Siagakan Ratusan Personel Hadapi Nataru dan Cuaca Ekstrem

Penulis: Tiara Herawati
Sabtu, 20 Desember 2025 | 13:09 WIB

TANGERANG—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama unsur Forkopimda menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Maung 2025 sebagai langkah awal memastikan keamanan dan kesiapsiagaan wilayah menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Jumat (19/12/25).

Dalam amanatnya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan kuatnya komitmen bersama seluruh unsur, mulai dari perangkat daerah, TNI, Polri, OKP hingga elemen masyarakat, untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama momentum Nataru.

"Apel ini merupakan bentuk komitmen dan kesiapan bersama untuk memberikan rasa aman, nyaman, tertib dan tetap kondusif bagi seluruh masyarakat yang merayakan Natal maupun menyambut pergantian tahun," ungkap Bupati Maesyal Rasyid.

Bupati Maesyal yang membacakan amanat Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa perayaan Nataru tahun ini berpotensi diwarnai aktivitas masyarakat yang sangat tinggi. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, pergerakan masyarakat diperkirakan mencapai 119,5 juta orang, meningkat hampir 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi tersebut diperparah dengan potensi cuaca ekstrem.

“Situasi ini menuntut kesiapsiagaan ekstra. Seluruh layanan Nataru harus mampu memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Sebagai wujud kesiapan nasional, Polri menggelar Operasi Lilin 2025 selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 sampai 2 Januari 2026, dengan dukungan 146.701 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait,” ujarnya.

Di Kabupaten Tangerang sendiri, pengamanan disiapkan secara masif. Sebanyak 650 personel disiagakan, dengan 178 personel bertugas setiap hari, serta 374 personel tambahan pada malam pergantian tahun. Selain itu, Pemkab Tangerang bersama Polres dan Kodim mendirikan 6 Pos Pengamanan, 3 Pos Terpadu, dan 2 Pos Pelayanan di jalur tol.

"Koordinasi lintas sektor telah dilakukan secara intensif, termasuk pengamanan rumah ibadah dan titik-titik keramaian. Kita telah sepakat melakukan monitoring ketat dan mengimbau masyarakat agar menghindari pawai kendaraan yang berisiko membahayakan keselamatan,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada pengamanan Nataru, Pemkab Tangerang juga menyiapkan langkah mitigasi bencana menghadapi puncak musim hujan. Sebanyak 15 titik rawan banjir telah dipetakan, di antaranya wilayah Tanjung Burung, Pengemis, Gelap, Cikadek, Jayanti, Soka, dan Teluk Naga. Berbagai sarana evakuasi turut disiagakan, mulai dari 14 chainsaw, 14 perahu, hingga 26 dayung yang ditempatkan di titik-titik strategis.

Penulis: Tiara Herawati
Sabtu, 20 Desember 2025 | 13:09 WIB
Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

Dinkes Tangerang Evaluasi Strategi Turunkan AKB

Selasa, 24 Februari 2026 | 18:02 WIB
↑ Kembali ke atas