Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memastikan pembangunan Frontage Unyur di Kota Serang resmi dimulai pada awal Januari 2026. Proyek ini diprioritaskan karena dianggap sebagai solusi jangka panjang untuk mengurai kemacetan di kawasan utama Unyur, yang selama ini menjadi salah satu titik paling padat di Kota Serang.
Kepastian tersebut disampaikan Kepala DPUPR Banten, Arlan Marzan, usai mendampingi Gubernur Banten meninjau langsung lokasi pembangunan. Arlan menjelaskan, pembangunan frontage dan flyover merupakan inisiatif Pemerintah Kota Serang yang dinilai strategis karena berhubungan langsung dengan penataan kota.
“Untuk City of Serang, support-nya dalam konteks penataan termasuk kemacetan,” ujar Arlan.
Percepatan Proyek karena Izin Trase Terbatas
Arlan mengungkapkan, izin trase dari PT KAI hanya berlaku sampai 2026, sehingga proyek perlu dipercepat. Atas dasar itu, Pemkot Serang mengajukan bantuan anggaran kepada pemprov.
“Pemkot mengusulkan bantuan anggaran, dan alhamdulillah Pak Gubernur memprioritaskan,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan, Pemprov menyiapkan anggaran sebesar Rp25 miliar melalui APBD 2026. Proses percepatan sudah mulai disiapkan sejak akhir 2025, termasuk melalui mekanisme tender.
“Mudah-mudahan Desember sudah kita tenderkan. Jadi Desember tender, Januari–Februari kita mulai,” jelas Arlan.
Target Selesai Akhir 2026
Mengacu arahan Kementerian Perhubungan, proyek ini ditargetkan rampung pada akhir Desember 2026. DPUPR Banten memperkirakan masa pengerjaan fisik membutuhkan waktu sekitar sembilan hingga sepuluh bulan.
“Untuk flyover, kemungkinan sembilan sampai sepuluh bulan pelaksanaannya,” tambahnya.
Rincian Teknis Flyover
Arlan juga memaparkan konfigurasi teknis rancangan flyover yang diajukan Pemkot Serang. Total panjang konstruksi mencapai 280 meter, mencakup jembatan 80 meter serta off-road kanan dan kiri masing-masing 100 meter.
Flyover dirancang memiliki lebar 9 meter dengan ROW (right of way) 10 meter, sementara lebar lajur lalu lintas yang digunakan sekitar 6 meter, agar tetap aman dan memberi ruang untuk pedestrian.
“Desainnya lebar 9 meter, ROW ada 10 meter, jadi clear,” tegas Arlan. ***










