TANGERANG — Suasana Pondok Pesantren Darussalam Jeunjing, Kecamatan Cisoka, terasa berbeda pada Selasa (18/11/25). Para santri tampak bersemangat ketika Bupati Tangerang Moch.
Maesyal Rasyid hadir langsung meninjau pembangunan program Sanitren (Sanitasi Pondok Pesantren) yang baru saja rampung di ponpes tersebut. Kunjungan ini seketika menjadi perhatian warga, terlebih karena sang Bupati membawa kabar penting yang sangat ditunggu para santri dan pengasuh ponpes.
Dalam peninjauannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa pembangunan sanitasi bukanlah proyek biasa, melainkan program strategis yang terus berkelanjutan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang.
“Pondok pesantren yang kita bangunkan sarana sanitasi ini adalah untuk kepentingan para santri. Alhamdulillah, khusus di Ponpes Darussalam ini, sanitasi pondoknya sudah selesai dibangun. Ini merupakan salah satu program pemerintah yang terus kita lanjutkan secara berkesinambungan,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.
Pernyataan tersebut memantik rasa penasaran masyarakat: apa langkah besar berikutnya setelah Sanitren selesai dibangun?
Jawabannya langsung disampaikan sang Bupati. Ia mengungkapkan bahwa Pemkab Tangerang menargetkan 75 unit Sanitren baru pada 2025.
Bukan hanya itu, tahun-tahun berikutnya Pemkab juga akan menyasar pembangunan fasilitas lain yang tak kalah vital bagi kenyamanan santri.
“Insya Allah tahun depan, kita akan bantu pembangunan asramanya. Tahun 2026 nanti jumlahnya akan kita tambah lagi. Saat ini pembangunan asrama pondok pesantren baru sekitar 45 unit. Jadi berjalan beriringan, sanitasinya kita bangun, asramanya juga kita bangun. Semua ini demi kenyamanan para santri untuk belajar dan menuntut ilmu,” ungkapnya.