Ikuti Kami
Jumat, 21 Agustus 2026 Versi Web

Puskesmas Balaraja Gelar Active Case Finding TBC di Lingkungan Pondok Pesantren

Penulis: Siska Mawita
Jumat, 31 Oktober 2025 | 20:48 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

4. Ponpes Miftahul Yakin

5. Ponpes Roudhotul Ibtida

6. Ponpes Nurul Mubtadiin

7. Ponpes Bany Sunny

Tuberkulosis paru sendiri merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyerang paru-paru. Gejalanya antara lain batuk terus-menerus lebih dari dua minggu, batuk berdarah, nyeri dada, demam, mudah lelah, berat badan menurun, serta keringat malam hari.

Penyakit ini menular melalui percikan renik (droplets) saat penderita batuk, bersin, atau berbicara. Pencegahan dapat dilakukan dengan menerapkan etika batuk, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, mengonsumsi gizi seimbang, menerapkan gaya hidup sehat, serta melakukan vaksinasi BCG pada anak.

Kepala Puskesmas Balaraja, dr. Sulastri, M.IP, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Puskesmas dalam mewujudkan Indonesia Bebas TB serta memperkuat upaya promotif dan preventif di lingkungan pendidikan berbasis pesantren.

“ACF di pesantren merupakan langkah penting dalam mencegah penularan TBC, mengingat pesantren memiliki kepadatan tinggi dan interaksi yang erat antar santri. Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat pesantren dapat meningkat dan bersama-sama mewujudkan lingkungan bebas TBC,” ujar dr.

Penulis: Siska Mawita
Jumat, 31 Oktober 2025 | 20:48 WIB
Artikel Selanjutnya

PWI Banten Resmi Akhiri Dualisme Kepengurusan di Daerah, Tegaskan Komitmen Persatuan dan Profesionalitas

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

↑ Kembali ke atas
Puskesmas Balaraja Gelar Active Case Finding TBC di Lingkungan Pondok Pesantren

Bagikan artikel ini melalui